
Kondisi terkini SMA Negeri 72, Kelapa Gading, Jakarta Utara yang telah memulai kegiatan belajar secara normal pada Kamis (20/11). (Ryandi Zahdomo/JawaPos.com)
JawaPos.com - Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di SMA Negeri 72, Kelapa Gading, Jakarta Utara telah berjalan normal pada Kamis (20/11). Meski begitu, penjagaan di area sekolah pun masih ketat.
Di depan pintu sekolah pun masih dijaga oleh seorang petugas TNI AL. Mereka yang hendak masuk harus meminta izin ke petugas sebelum masuk ke area sekolah.
"Senin masih hybrid, Selasa sudah masuk full," ujar salah seorang petugas keamanan.
Meski KBM telah berjalan normal, diinformasikan masih terdapat psikolog yang ditugaskan untuk menghilangkan trauma siswa.
"Psikolog masih tetap ada," katanya.
Pengetatan keamanan sudah dilakukan sejak memasuki kompleks TNI AL Kelapa Gading. Pengendara motor di periksa kelengkapan berkas kendaraan mereka.
Diketahui, sebuah ledakan terjadi di SMAN 72 Jakarta, Jumat (7/11). Polda Metro Jaya akhirnya mengungkap kronologi lengkap dari rekaman CCTV yang menangkap pergerakan pelaku ledakan yang juga merupakan siswa berinisial F.
Dalam rekaman CCTV terlihat F memasuki sekolah sejak pagi, membawa dua tas, sebelum akhirnya terjadi ledakan yang melukai puluhan orang.
F tiba di gerbang sekolah pukul 06.28 WIB. Ia mengenakan seragam sekolah seperti siswa lainnya. Namun terlihat jelas ia membawa dua tas yakni tas punggung dan tas jinjing biru yang kemudian ditemukan aparat di lokasi ledakan di Komplek Kodamar TNI AL, Kelapa Gading, Jakarta Utara.
Tidak ada yang mencurigakan saat F melintas. Situasi berubah menjelang siang. Pada pukul 11.43 WIB, F masuk ke area masjid sekolah dengan mengenakan dua celana: celana putih dan celana hitam.
Satu menit kemudian, gerak-gerik mencurigakan mulai terekam. F tampak mengamati keadaan sekitar pada pukul 11.44 WIB sebelum masuk ke masjid melalui pintu depan.
Rekaman berikutnya, pukul 12.02 WIB, menunjukkan F telah berganti pakaian. Ia terlihat memakai baju berwarna, celana hitam, sepatu hitam, dan membawa senjata mainan saat berjalan masuk ke masjid.
Tak lama kemudian, CCTV menangkap cahaya merah yang disusul suara ledakan dari area dalam masjid. Asap tebal langsung muncul dari titik ledakan. Dalam rekaman yang sama, F terlihat berlari keluar dari masjid bersamaan dengan siswa lain yang panik dan berhamburan keluar.
Ledakan itu mengakibatkan 96 siswa dan warga sekolah luka-luka. Sejumlah korban harus menjalani operasi, termasuk F sendiri sebagai pelaku.

Prediksi Skor Paraguay vs Australia di Piala Dunia 2026: Berebut Tiket 32 Besar Namun Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Swiss vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Tancap Gas Bombardir Gawang La Nati
Prediksi Skor Turki vs Amerika Serikat di Piala Dunia 2026: The Stars & Stripes Berburu Rekor Sempurna di Fase Grup
Prediksi Skor Jepang vs Swedia di Piala Dunia 2026: Samurai Biru Incar Tiket 32 Besar di Laga Penentuan
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Wajib Menang Demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Tunisia vs Belanda di Piala Dunia 2026: Oranje Wajib Menang demi Amankan Tiket 32 Besar
Profil Wakil Ketua BEM UI Fathimah Azzahra yang Konsisten Mengkritik Program MBG
Prediksi Skor Bosnia dan Herzegovina vs Qatar di Piala Dunia 2026: Mimpi Buruk Al-Annabi Belum Usai
Prediksi Skor Curacao vs Pantai di Piala Dunia 2026: Misi Les Éléphants Menang demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Maroko vs Haiti di Piala Dunia 2026: Achraf Hakimi Cs Siap Pesta Gol di Laga Penentuan
