
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, turun langsung meninjau para korban insiden ledakan di SMAN 72 Jakarta yang masih dirawat di RS Islam Cempaka Putih dan RS YARSI, Jakarta Pusat, Minggu (9/11).
JawaPos.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, turun langsung meninjau para korban insiden ledakan SMAN 72 Jakarta yang masih dirawat di RS Islam Cempaka Putih dan RS YARSI, Jakarta Pusat, Minggu (9/11).
Ia memastikan seluruh korban, baik siswa maupun guru, mendapatkan penanganan medis terbaik dan pendampingan penuh hingga pulih.
"Kami menyampaikan rasa prihatin dan empati yang mendalam kepada para siswa, guru, serta keluarga yang terdampak insiden ini. Atas nama Pemprov DKI, kami mendoakan seluruh korban segera pulih dan dapat kembali beraktivitas seperti sediakala," ujarnya.
Rano Karno menyampaikan apresiasi kepada tenaga medis dan pihak rumah sakit yang sigap menangani para korban sejak awal kejadian. Ia menegaskan bahwa seluruh biaya perawatan akan ditanggung sepenuhnya oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
"Seluruh biaya perawatan ditanggung penuh oleh Pemprov DKI Jakarta, sebagai bentuk tanggung jawab dan perhatian terhadap keselamatan warga, khususnya para pelajar," tegasnya.
Pendampingan Psikologis untuk Siswa dan Guru
Tak hanya fokus pada penanganan fisik, Pemprov DKI juga menurunkan tim dari Dinas Kesehatan dan Dinas Pendidikan untuk memberikan pendampingan psikologis bagi siswa dan guru terdampak. Langkah ini diambil agar proses pemulihan berjalan menyeluruh, baik secara fisik maupun mental.
"Untuk para siswa yang menjadi korban, tetaplah semangat. Kami akan terus mendampingi hingga proses pemulihan selesai. Kepada rumah sakit, kami tekankan agar tidak ragu memberikan pelayanan terbaik," tutur Wagub Rano.
Evaluasi Menyeluruh dan Pembelajaran Daring Sementara
Pasca insiden ini, Pemprov DKI langsung melakukan evaluasi menyeluruh terhadap standar keamanan di sekolah. Pemerintah juga memperkuat prosedur keselamatan di seluruh satuan pendidikan di Jakarta agar peristiwa serupa tidak terulang.
Sementara itu, proses belajar-mengajar di SMAN 72 untuk sementara dialihkan secara pembelajaran jarak jauh (PJJ) guna mendukung pemulihan kondisi para siswa dan guru.
"Keselamatan siswa dan tenaga pendidik merupakan prioritas utama kami. Kami ingin memastikan bukan hanya pemulihan fisik, tapi juga kesehatan mental anak-anak dan para guru. Untuk sementara, pembelajaran dilakukan secara daring agar proses pemulihan berjalan dengan baik," jelas Rano.
Rano Karno menegaskan, seluruh langkah penanganan dilakukan secara transparan, cepat, dan terkoordinasi. Ia mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, serta ikut mendukung program Jaga Jakarta guna menjaga situasi tetap kondusif.
"Kami memahami kekhawatiran para orang tua dan keluarga korban. Mari kita jadikan kejadian ini sebagai pelajaran bersama untuk lebih waspada dan memperkuat budaya keamanan di lingkungan kita. Melalui program Jaga Jakarta, kami mengajak seluruh warga berperan aktif menjaga Jakarta dari berbagai potensi risiko," imbuhnya.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
