
Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta Rano Karno menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025 dalam Rapat Paripurna DPRD DKI Jakarta, Senin (20/4).
JawaPos.com - Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta Rano Karno menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025 dalam Rapat Paripurna DPRD DKI Jakarta, Senin (20/4). Dalam pemaparannya, Rano Karno menyoroti berbagai capaian pembangunan yang berhasil melampaui target nasional.
Pertumbuhan ekonomi Jakarta tercatat solid di angka 5,21 persen, mengungguli pertumbuhan ekonomi nasional yang berada di level 5,11 persen. Tak hanya ekonomi, kualitas hidup warga Jakarta pun mencatatkan tren positif yang signifikan.
Prestasi membanggakan datang dari Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Jakarta berhasil mengukuhkan diri sebagai daerah dengan IPM tertinggi di Indonesia sepanjang tahun 2025.
"IPM DKI Jakarta pada 2025 mencapai 85,05, naik dari 84,15 pada tahun sebelumnya. Peningkatan ini didorong oleh perbaikan di seluruh dimensi kehidupan warga. Kinerja pembangunan manusia Jakarta juga menjadi yang tertinggi di Indonesia. Angka harapan hidup mencapai 76,27 tahun, sementara standar hidup layak meningkat 3,62 persen dibandingkan tahun lalu," ujar Rano Karno, Senin (20/4).
Selain pertumbuhan IPM, Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Jakarta Atas Dasar Harga Berlaku (ADHB)tercatat menyentuh angka Rp 3.926,15 triliun. Inflasi pun tetap terkendali di angka 2,63 persen secara year on year.
Realisasi APBD dan Penanganan Kemiskinan
Di sektor keuangan daerah, realisasi pendapatan APBD 2025 mencapai Rp 80,02 triliun, atau 94,75 persen dari target. Sementara untuk belanja daerah, serapan anggaran tercatat mencapai Rp 76,09 triliun.
"Penerimaan pembiayaan tercapai Rp 7,33 triliun yang bersumber dari SiLPA dan pinjaman dalam negeri. Adapun pengeluaran pembiayaan terealisasi Rp 5,44 triliun, dialokasikan untuk penyertaan modal daerah kepada BUMD seperti PT Jakpro dan PT MRT Jakarta, serta pembayaran pokok pinjaman," jelas Wagub Rano.
Keberhasilan fiskal ini berbanding lurus dengan upaya pengentasan kemiskinan. Angka kemiskinan di Jakarta berhasil ditekan hingga 4,03 persen per September 2025. Hasil ini didorong oleh konsistensi penyaluran bantuan sosial tepat sasaran, seperti KJP Plus dan Kartu Lansia Jakarta (KLJ).
Fokus Jakarta kini semakin tajam menuju status kota global. Hal ini terlihat dari masifnya pembangunan infrastruktur dan investasi. Realisasi investasi di Jakarta tercatat melonjak hingga Rp 270,9 triliun.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Trisha JKT48 Ingin “Ayo Senyumlah” Jadi Energi Positif di Tengah Situasi Sulit
Prediksi Skor Groningen vs PEC Zwolle di Liga Belanda: Trots van het Noorden Menang Tipis di Kandang
Prediksi Skor Arema FC vs Persik Kediri di Super League: Macan Putih Kembali Jinakkan Singo Edan!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor PSM vs Persita di Super League: Pendekar Cisadane Curi 3 Poin di B.J. Habibie
Prediksi Skor Everton vs Ipswich Town di Liga Inggris: The Toffees Kunci 3 Poin di Kandang
Prediksi Skor Espanyol vs Elche di Liga Spanyol: Los Franjiverdes Curi Poin di RCDE Stadium
Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs Aston Villa di Liga Inggris: The Lilywhites Bakal Sulit Menang!
Prediksi Susunan Pemain Persebaya vs Garudayaksa FC: Risto Mitrevski Pantang Remehkan Tim Promosi
Prediksi Skor Lyon vs Rennes di Liga Prancis: Les Gones Garansi 3 Poin di Parc Olympique Lyonnais

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022