
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meluncurkan program Kartu Jakarta Pintar (KJP) Try Out khusus bagi siswa kelas XII penerima KJP Plus di Kantor Wali Kota Jakarta Timur, Selasa (21/10). (Istimewa)
JawaPos.com - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan tak akan segan memecat aparatur sipil negara (ASN) yang menampilkan gaya hidup mewah alias flexing di media sosial.
Diketahui, Pemprov DKI resmi dicopot sementara Sekretaris Kelurahan (Seklur) Petojo Selatan Febriwaldi dari jabatannya. Langkah ini diambil setelah foto dan video yang memperlihatkan gaya hidup mewah miliknya viral di media sosial.
"Kalau ASN di Jakarta males-malesan, apalagi flexing, ada yang kemarin flexing di kelurahan, saya enggak tahu lurah mana, saya lupa, saya bilang, ganti, pecat," ujar Pramono saat memberikan sambutan dalam acara opening ceremony Jakarta Economic Forum (JEF) 2025 di Gelora Bung Karno, Jakarta Pusat, Sabtu (25/10).
Menurut Pramono, perilaku pamer kemewahan di tengah tugas pelayanan publik tidak sesuai dengan karakter ASN Pemprov DKI Jakarta yang harusnya berintegritas dan sederhana.
"Saya enggak basa-basi, ini bukan tipe ASN di Jakarta," tambahnya.
Tunjangan Besar Bukan Alasan untuk Flexing
Pramono juga menyoroti besarnya tunjangan kinerja (TPP) atau tukin yang diterima ASN Jakarta. Menurutnya, meskipun tunjangan tersebut tergolong tinggi, bukan berarti ASN boleh hidup berlebihan dan memamerkannya di media sosial.
"Tukinnya Jakarta ini lebih dari yang lain, mungkin lebih dari Bank Indonesia maupun OJK. Tapi, kalau ASN di Jakarta males-malesan apalagi flexing, enggak ada ampun," tegasnya.
Ia menekankan bahwa integritas, disiplin, dan etos kerja adalah modal utama yang wajib dimiliki ASN Jakarta dalam menjalankan tugas melayani warga ibu kota.
Politikus senior PDIP ini berharap para ASN Jakarta bisa menunjukkan kinerja terbaik dan menjaga profesionalisme di bawah kepemimpinannya.
"Yang saya inginkan dengan Balai Kota adalah mereka merasa nyaman dalam kepemimpinan saya. Tapi itu artinya juga harus kerja sungguh-sungguh," kata Pramono.
Diduga Flexing, ASN DKI Dicopot
Sebelumnya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta langsung turun tangan menyelidiki dugaan pelanggaran disiplin yang dilakukan Sekretaris Kelurahan Petojo Selatan, Febriwaldi, setelah viral karena diduga pamer gaya hidup mewah.
Inspektur Provinsi DKI Jakarta Dhany Sukma menegaskan, Febriwaldi kini sedang dalam proses pemeriksaan internal.
"Kami langsung berkoordinasi dengan Wali Kota Jakarta Pusat dan Inspektur Pembantu Kota untuk segera mengambil tindakan. Pemeriksaan akan dilakukan untuk menentukan sanksi yang akan diberikan," ujar Dhany, Jumat (10/10).
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Timnas Jepang U-23 vs Thailand U-23 di Asian Games 2026
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kejam, Sopir Truk Dibakar Oleh Atasan dan Alami Luka Bakar Sampai 68 Persen
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri
MK Diminta Batalkan Jabatan Wapres Gibran, Syarat Pendidikan Dipersoalkan
Mahfud MD Balas Sindiran Prabowo: Banyak juga Presiden yang Goblok

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022