
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menemui pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI di Gedung Merah Putih, Kamis (16/10). (Pemprov DKI)
JawaPos.com - Gubernur DKI Pramono Anung berkeinginan kuat untuk menindaklanjuti proyek mangkrak Jakarta. Terbaru, Pramono menawarkan dua proyek mangkrak kepada Ikatan Arsitek Indonesia maupun Ikatan Arsitek Jakarta di Blok M Hub, pada Kamis (16/10). Yakni, Tiang Monorel dan Rumah Sakit Sumber Waras.
“Jadi, ada dua yang saya pengin betul sejak awal dirancang, dipersiapkan secara baik. Yang pertama, berkaitan dengan monorel yang ada di Rasuna Said yang sudah hampir 21 tahun tidak terselesaikan,” ujar Pramono.
Untuk menyelesaikan proyek Monorel yang mangkrak itu, dia mengaku sudah menempuh banyak cara. Mulai dari berkonsultasi dengan Kejaksaan Tinggi Jakarta (Kajati) dan juga KPK. Dia bahkan menyebutkan sudah mendapat nasihat hukum untuk bisa menindaklanjuti proyek mangkrak itu.
“Saya terus terang gatal. Gatal itu apa ya? Berkeinginan banget untuk menyelesaikan itu,” jelasnya.
Untuk itu, setelah mengantongi izin tindaklanjut, dia meminta para arsitek yang tergabung dalam Ikatan Arsitek Indonesia maupun Jakarta itu bisa membantu Pemprov DKI untuk menyiapkan desain yang lebih baik. Terlebih, penataan monorel itu ditargetkan mulai Januari 2026.
“Dan saya mau, tempat itu dibuat indah, maka sentuhan arsitekturnya juga harus ada. Karena kalau itu dibuat indah, dibuat rapi, kemudian tiang-tiang monorelnya dibersihkan, jalannya diperlebar, pedestriannya diperbaiki, saya yakin Jalan Rasuna Said menjadi tempat baru yang tidak kalah dengan Sudirman-Thamrin,” ujarnya. Selain itu, dia juga meyakini, penataan itu juga bisa mengatasi kemacetan yang hari-hari terjadi di Rasuna Said saat ini.
Dia juga meminta para arsitek tidak khawatir dengan biaya pembuatan desainnya. “Pemerintah Jakarta pengen dibantu oleh arsitek. Kalau pro bono enggak mungkinlah, pasti kami bayar, jangan khawatir,” tambahnya.
Sementara untuk Sumber Waras, dia berkeinginan dijadikan rumah sakit tipe A dan menjadi ikonik baru di Jakarta. “Saya pengen, karena ini tempatnya betul-betul di tengah kota, sangat strategis. Sekali-sekali kita punya rumah sakit yang ikonik, nggak yang kotak,” terangnya.
Tidak sekedar ikonik biasa, dia juga ingin ada sentuhan ornamen betawi nantinya.
“Jadi, Jakarta sekali-sekali mbok ditolong untuk itu. Dibuatkan sesuatu yang ikonik, sesuatu yang menarik,” katanya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Trisha JKT48 Ingin “Ayo Senyumlah” Jadi Energi Positif di Tengah Situasi Sulit
Prediksi Skor Groningen vs PEC Zwolle di Liga Belanda: Trots van het Noorden Menang Tipis di Kandang
Prediksi Skor Arema FC vs Persik Kediri di Super League: Macan Putih Kembali Jinakkan Singo Edan!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor PSM vs Persita di Super League: Pendekar Cisadane Curi 3 Poin di B.J. Habibie
Prediksi Skor Everton vs Ipswich Town di Liga Inggris: The Toffees Kunci 3 Poin di Kandang
Prediksi Skor Espanyol vs Elche di Liga Spanyol: Los Franjiverdes Curi Poin di RCDE Stadium
Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs Aston Villa di Liga Inggris: The Lilywhites Bakal Sulit Menang!
Prediksi Susunan Pemain Persebaya vs Garudayaksa FC: Risto Mitrevski Pantang Remehkan Tim Promosi
Prediksi Skor Lyon vs Rennes di Liga Prancis: Les Gones Garansi 3 Poin di Parc Olympique Lyonnais

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022