DIBLOKIR: Siswa sekolah berkendara di atara barisan truk tambang yang menutup jalan di Parung Panjang, Kabupaten Bogor.
JawaPos.com - Jalan utama Parung Panjang dan sekitarnya dulunya disebut bagus dan terawat kendati menjadi jalan truk-truk pertambangan. Tidak ada jalan seperti kubangan kerbau sama sekali saat jalan masih berada di bawah naungan PT Sudamanik.
Kondisinya berubah drastis sejak tahun 2021 ketika jalan utama Parung Panjang diserahkan ke pemerintah Provinsi Jawa Barat. Jalanan mendadak jadi tidak terurus, rusak, bahkan pada sejumlah titik jadi berlubang menyerupai kubangan kerbau.
"Saat masih dipegang Sudamanik, jalanan bagus. Nggak ada jalan rusak," kata Icang, salah satu warga Cigudeg kepada JawaPos.com.
Menurut dia, PT Sudamanik benar-benar merawat jalan utama Parung Panjang dan sekitarnya. Setiap kali ada jalan yang rusak dengan cepat diperbaiki oleh pihak perusahaan.
"Sudamanik punya bahan sendiri untuk pengaspalan. Ada lubang sedikit ditambal, diperbaiki," ungkapnya lebih lanjut.
Kondisi jalan Parung Panjang berubah drastis jadi tidak terurus ketika diserahkan kepada pemerintah Provinsi Jawa Barat. Letak yang jauh dari kantor Bupati Bogor dan kantor Gubernur Jawa Barat, membuat jalan utama Parung Panjang jadi tidak terurus.
Sejumlah titik jalan berlubang cukup dalam dan mengalami kerusakan cukup parah. Jalanan diperbaiki setiap 5 tahun sekali, itu pun tidak terlalu serius. Alhasil, jalan rusak lagi hanya dalam hitungan bulan setelah jalanan dihajar secara membabi buta oleh truk-truk tambang.
TB Ule Sulaeman, salah satu tokoh Parung Panjang mengungkapkan bahwa jalan utama Parung Panjang memang beberapa kali diperbaiki oleh pemerintah. Hanya saja, perbaikan yang dilakukan tidak mempertimbangkan beban sangat berat yang harus ditanggung oleh jalan.
"Perbaikan jalan ada beberapa kali, sampai tinggi jalannya. Tapi ya gitu tidak lama rusak lagi," ungkapnya.
Perbaikan jalan utama Parung Panjang bisa dibilang dilakukan dengan setengah hati. Gara-gara hal tersebut, muncul kesan bahwa wilayah yang berada di perbatasan Provinsi Banten ini termasuk wilayah yang dianaktirikan selama bertahun-tahun.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Trisha JKT48 Ingin “Ayo Senyumlah” Jadi Energi Positif di Tengah Situasi Sulit
Prediksi Skor Groningen vs PEC Zwolle di Liga Belanda: Trots van het Noorden Menang Tipis di Kandang
Prediksi Skor Arema FC vs Persik Kediri di Super League: Macan Putih Kembali Jinakkan Singo Edan!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor PSM vs Persita di Super League: Pendekar Cisadane Curi 3 Poin di B.J. Habibie
Prediksi Skor Everton vs Ipswich Town di Liga Inggris: The Toffees Kunci 3 Poin di Kandang
Prediksi Skor Espanyol vs Elche di Liga Spanyol: Los Franjiverdes Curi Poin di RCDE Stadium
Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs Aston Villa di Liga Inggris: The Lilywhites Bakal Sulit Menang!
Prediksi Susunan Pemain Persebaya vs Garudayaksa FC: Risto Mitrevski Pantang Remehkan Tim Promosi
Prediksi Skor Lyon vs Rennes di Liga Prancis: Les Gones Garansi 3 Poin di Parc Olympique Lyonnais

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022