Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 9 Mei 2026 | 04.13 WIB

Dirujak Netizen dan KPK Didesak Turun Tangan, Rudy Susmanto Luruskan Pernyataannya Soal Tambang Parung Panjang

Bupati Bogor Rudy Susmanto beraudiensi dengan pengusaha tambang dan warga terdampak penutupan aktivitas tambang di Pendopo Bupati Bogor, Cibinong, Selasa (13/1). (M Fikri Setiawan/Antara) - Image

Bupati Bogor Rudy Susmanto beraudiensi dengan pengusaha tambang dan warga terdampak penutupan aktivitas tambang di Pendopo Bupati Bogor, Cibinong, Selasa (13/1). (M Fikri Setiawan/Antara)

JawaPos.com - Rudy Susmanto, Bupati Bogor, panen hujatan dirujak netizen di media sosial buntut atas tampilnya dia di tengah massa aksi demonstrasi dalam aksi damai yang berlangsung di Cibinong, beberapa hari lalu, terkait tambang di wilayah Rumpin, Cigudeg, dan Parung Panjang.

Usai dirujak netizen, Rudy Susmanto meluruskan pernyataannya. Dia mengaku opini yang berkembang di publik soal dirinya melawan kebijakan Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang diputuskan oleh Gubernur Dedi Mulyadi demi membela kepentingan para pengusaha tambang sama sekali tidak benar.

Rudy Susmanto menegaskan bahwa dirinya akan satu barisan dan satu komando dengan kebijakan yang diputuskan Gubernur Dedi Mulyadi.

“Intinya tidak ada niatan sedikit pun untuk melawan gubernur atau siapa pun,” ujar Rudy Susmanto.

Dia mengaku sengaja menemui massa aksi yang meminta aktivitas pertambangan kembali dibuka untuk tujuan menenangkan para peserta aksi supaya tidak melakukan tindakan yang destruktif.

"Saat itu warga hanya ingin ditemui oleh bupati. Saya tidak ingin masyarakat saya berbenturan dengan pihak lain. Kondusivitas penting untuk kita jaga bersama,” kata Rudy Suamanto.

Sebelumnya, ramai di media sosial netizen menduga Rudy Susmanto tidak benar-benar membela kepentingan rakyat pro pembukaan aktivitas tambang di wilayah Rumpin, Cigudeg, dan Parung Panjang.

Rudy Susmanto dinilai terlibat konflik kepentingan dengan pengusaha tambang sampai mengambil resiko mendesak Gubenur Dedi Mulyadi untuk membuka kembali aktivitas pertambangan di tiga kecamatan di Bogor Barat.

Tak hanya itu, netizen menandai akun media sosial resmi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memintanya untuk menelusuri ada tidaknya aliran dana dari para pengusaha tambang kepada sang bupati.

Editor: Abdul Rahman
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore