
PT Jasa Marga Tbk mengumumkan telah mengalihkan arus lalu lintas kendaraan di Tol Dalam Kota. (Jasa Marga)
JawaPos.com - PT Jasa Marga (Persero) Tbk, menyampaikan sejumlah strategi untuk mengantisipasi kemacetan parah di Jalan Tol Dalam Kota seiring dengan proses perbaikan infrastruktur di Gerbang Tol imbas kerusuhan yang terjadi beberapa waktu lalu.
Direktur Utama PT Jasa Marga Tbk, Rivan Achmad Purwantono menyampaikan sejumlah strategi yang dilakukan dengan menyiapkan mobile reader serta menyiagakan lebih dari 80 petugas tambahan di 7 Gerbang Tol (GT).
"Apabila satu lajur atau dua lajur yang kami layani juga belum memenuhi kecepatan. Kami juga siapkan Mobile Reader, jadi (pengendara tap) manual, lebih dari 80 petugas yang akan membackup di 7 GT. Dan akan siap melayani termasuk mempercepat supaya masyarakat tidak padat lagi seperti kemarin," kata Rivan saat ditemui di Toll Corridor Development Travoy Hub di Jakarta Timur, Kamis (25/9).
Untuk diketahui, mobile reader adalah perangkat elektronik yang dipegang oleh petugas Jasa Marga untuk melakukan transaksi pembayaran tol secara manual di Gerbang Tol (GT) yang rusak, memungkinkan pengguna jalan tol tetap bertransaksi meski GT sedang diperbaiki.
Selain itu, untuk mengantisipasi kemacetan parah, Jasamarga Metropolitan Tollroad (JMT) bersama Jasamarga Tollroad Operator (JMTO) kembali mengoperasikan beberapa Gerbang Tol (GT) di Ruas Tol Cawang-Tomang-Pluit secara parsial.
Seperti pada Kamis (25/9), Jasa Marga telah mengoperasikan beberapa Gerbang Tol. Diantaranya, GT Senayan, beroperasi parsial dengan 2 lajur dapat dilintasi. Kemudian, GT Semanggi 1, beroperasi parsial dengan 1 lajur dapat dilintasi; GT Slipi 1, beroperasi penuh; dan GT Semanggi 2 akan beroperasi setelah rekayasa lalu lintas contraflow selesai.
Sedangkan GT Slipi 2, GT Pejompongan dan GT Kuningan 1 masih dalam tahap persiapan dan pengangkutan material sebelum nantinya juga akan kembali beroperasi secara parsial. Kemudian, sejak pukul 08.30 WIB, Gerbang Tol Kuningan 1 dan Gerbang Tol Semanggi 2 telah Kembali beroperasi secara parsial dengan 1 lajur dapat dilintasi.
Sebelumnya, kemacetan parah melanda Jalan Gatot Subroto, Jakarta, pada Rabu (24/9) petang. Arus kendaraan tersendat di dua arah, baik menuju Cawang maupun Grogol. Pada pukul 19.35 WIB menunjukkan kendaraan roda empat dari depan Gedung DPR RI ke arah Slipi hanya menempuh sekitar 800 meter sejak pukul 17.50 WIB.
Laju kendaraan di lajur kanan tampak lebih tersendat dibandingkan lajur kiri yang mengarah ke Stasiun Palmerah atau Jalan Palmerah Utara. Kondisi serupa juga terlihat di lajur menuju simpang Slipi Petamburan arah Grogol, masuk Gerbang Tol Slipi 1, maupun yang hendak berputar arah. Semuanya padat merayap dan sulit bergerak.
Tidak hanya ke arah Grogol, kemacetan juga terjadi ke arah sebaliknya. Dari Slipi menuju Cawang, antrean kendaraan mengular hingga kawasan Hotel Kartika Chandra. Terkait kondisi itu, Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Komarudin menjelaskan, kepadatan terjadi karena adanya penutupan GT Semanggi I dalam rangka perbaikan pasca dibakar massa, bahkan GT Semanggi 2 juga hanya 1 gardu yang terbuka.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
