Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 22 September 2025 | 19.36 WIB

Tiga Kali Kecelakaan dalam Sebulan, KNKT Turun Tangan Investigasi Transjakarta

Bus Transjakarta kembali terlibat kecelakaan lantara menabrak kios dan rumah di Jalan Raya Stasiun Cakung, Kelurahan Pulogebang, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur, Jumat (19/9). (@infopenggilingan) - Image

Bus Transjakarta kembali terlibat kecelakaan lantara menabrak kios dan rumah di Jalan Raya Stasiun Cakung, Kelurahan Pulogebang, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur, Jumat (19/9). (@infopenggilingan)

JawaPos.com - Dalam sebulan ini, sudah tiga Bus Transportasi Jakarta (TJ) terlibat kecelakaan. Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) akhirnya turun tangan investigasi mencari penyebab utama kecelakaan ini. 

Kepala Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) Soerjanto Tjahjono menuturkan, saat ini pihaknya tengah mempelajari penyebab maraknya kecelakaan yang dialami Transjakarta belakangan ini.

"Sedang kita diskusikan. Kita sedang mempelajari," ujarnya kepada JawaPos.com, Senin (22/9).

Diketahui, Transjakarta tercatat mengalami tiga kecelakaan beruntun yang menyita perhatian publik sepanjang bulan ini. 

Kecelakaan pertama terjadi pada 6 September, ketika bus TJ menabrak sebuah toko di kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan.

Tak lama berselang, pada 18 September, insiden kedua kembali terjadi. Kali ini, bus TJ adu banteng dengan sebuah truk di Jalan Cideng Timur, arah Harmoni, Jakarta Pusat.

Kecelakaan ketiga menyusul pada Jumat, 19 September. Bus TJ menabrak motor, mobil, hingga ruko di kawasan Pulogebang, Jakarta Timur. Dalam peristiwa ini, beberapa orang mengalami luka-luka. Beruntung, tidak ada korban jiwa.

Soerjanto mengatakan, pihaknya tidak hanya mendalami penyebab kecelakaan pada bulan ini. Tapi juga terkait tren jumlah kecelakaan bus Transjakarta dari tahun ketahun.

"Hal ini semua sedang kita diskusikan," ungkapnya.

Sebelumnya, Gubernur DKI Pramono Anung menyatakan akan segera melakukan evaluasi terhadap Transjakarta. 

"Ya (ada tiga kecelakaan), kami akan mengevaluasi Transjakarta," ujar Pramono, Minggu (22/9).

Pramono mengaku tidak ingin kecelakaan bus yang terjadi membuat jumlah pengguna transportasi umum di Jakarta menurun. Apalagi, pihaknya tengah gencarnya mengajak masyarakat beralih dari transportasi pribadi ke transportasi publik. 

"Supaya ini juga memberi aman dan nyaman. Karena sekarang ini betul-betul Transjakarta, kenaikan orang menggunakan Transjakarta sudah naik secara signifikan. Karena memang saya mendorong untuk penggunaan transportasi publik itu meningkat," ungkapnya.

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore