
Ketua Umum Pengurus Pusat Ikatan Notaris Indonesia (INI) Dr. H. Irfan Ardiansyah (tengah). (Ryandi Zahdomo/JawaPos.com)
JawaPos.com–Profesi notaris kini tengah memasuki babak baru di era digital. Ketua Umum Pengurus Pusat Ikatan Notaris Indonesia (INI) Dr. H. Irfan Ardiansyah menyatakan, transformasi digital bukan sekadar tantangan tapi justru membuka peluang emas bagi para notaris untuk tampil lebih efisien dan adaptif.
"Era digital bukanlah ancaman, melainkan peluang bagi profesi notaris untuk meningkatkan efisiensi, akurasi, dan aksesibilitas dalam pelayanan," ujar Irfan di Jakarta.
Irfan menegaskan, INI berkomitmen untuk terus beradaptasi dan berinovasi agar tetap relevan di tengah arus digitalisasi layanan hukum dan administrasi publik yang semakin masif. Sebagai langkah nyata menghadapi era digital, lanjut dia, INI terus mendorong para anggota untuk mengembangkan kompetensi digital.
"Kami mendorong seluruh anggota untuk terus mengembangkan kompetensi dan literasi digital," tegas Irfan Ardiansyah.
Digitalisasi layanan notariat juga menjadi perhatian utama. Irfan memastikan, proses ini tetap mengedepankan asas legalitas dan kerahasiaan dokumen hukum. Dia mengungkapkan rencana strategis ke depan, termasuk pelatihan dan sertifikasi berbasis teknologi untuk para notaris.
"Berperan aktif dalam penyusunan regulasi yang mengakomodasi praktik kenotariatan di era digital," ucap Irfan Ardiansyah.
"Menjalin sinergi dengan pemangku kepentingan untuk menciptakan sistem hukum digital yang terpercaya dan berkeadilan," tambah Irfan.
INI juga turut mengambil peran dalam program nasional pendirian Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih. Tak tanggung-tanggung, proses pembentukan akta pendirian koperasi telah menyentuh angka 90 persen dari target 80.000 koperasi.
Selain itu, INI juga menggelar Seminar Nasional (Semnas) di berbagai daerah seperti Jawa Timur, Bali, dan Sulawesi Utara. Kegiatan ini dilaksanakan bekerja sama dengan Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum Kementerian Hukum dan HAM, sebagai bentuk penguatan kapasitas notaris dalam menghadapi tantangan zaman.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
