Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 28 Mei 2025 | 15.26 WIB

Operasional RDF Rorotan Jakarta Ditunda hingga September, Pemprov DKI Jakarta: Tak Mau Korbankan Kesehatan Warga

Warga Harapan Indah dan kampung Karang Tengah, Bekasi ikut menggelar demonstrasi bersama warga Jakarta Utara dan Jakarta Timur di depan RDF Rorotan pada Jumat (21/3). (Ryandi Zahdomo/JawaPos.com). - Image

Warga Harapan Indah dan kampung Karang Tengah, Bekasi ikut menggelar demonstrasi bersama warga Jakarta Utara dan Jakarta Timur di depan RDF Rorotan pada Jumat (21/3). (Ryandi Zahdomo/JawaPos.com).

JawaPos.com - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memutuskan menunda operasional fasilitas Refuse Derived Fuel (RDF) Plant di Rorotan, Jakarta Utara hingga akhir tahun ini.

Staf Khusus Gubernur Jakarta Bidang Komunikasi Publik Cyril Raoul Hakim alias Chico Hakim menuturkan, peresmian RDF Rorotan memang tidak masuk ke dalam Quick Wins 40 program Pramono-Rano di 100 hari kepemimpinannya. 

"Rorotan memang kan sejak awal Bapak bilang itu kita tunda dulu sampai Akhir tahun. Enggak dalam 100 hari," ujar Chico, Selasa (27/5). 

Chico mengatakan, penundaan dilakukan lantaran banyaknya keluhan masyarakat sekitar saat uji coba RDF Rorotan beberapa waktu lalu. Untuk itu, pemprov DKI Jakarta ingin memastikan tidak akan ada lagi keluhan masyarakat jika RDF Rorotan difungsikan.

"(Problem) Rorotan salah satunya adalah masih polusi, baunya masih keluar, masyarakat juga masih belum bisa menerima lingkungannya bau seperti itu," katanya. 

Dinas Lingkungan Hidup pun masih mencari formula agar permasalahan itu dapat teratasi. Chico menegaskan, pihaknya tidak ingin RDF Rorotan malah menjadi petaka bagi masyarakat sekitar.

"Prosesnya harus sempurna. Gak bisa abal-abal. Kita gak bisa serta-merta hanya ingin melakukan sesuatu, tapi mengorbankan kesehatan masyarakat," tuturnya.

"Cuma kan kita targetkan paling maksimal di bulan September kalau nggak salah. Gak akhir tahun amat lah," sambungnya.

Diketahui, Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq telah meminta agar RDF tersebut bisa beroperasi penuh paling lambat Juni 2025.

Saat berkunjung ke bank sampah warga di RW 1 Koja, Jakarta Utara, Senin (19/5), Hanif menyampaikan keinginannya agar RDF bisa beroperasi penuh pada Juni 2025, tidak menunggu hingga September seperti rencana DLH.

“Harapan saya RDF Rorotan segera dioperasikan. Tidak boleh menunggu September. Kemarin sudah jalan, tapi kenapa berhenti lagi? Mudah-mudahan bulan Juni sudah bisa berfungsi,” ujar Hanif.

Diketahui, RDF Rorotan dibangun oleh Pemprov DKI untuk mengolah hingga 2.500 ton sampah per hari sebagai solusi di tengah produksi sampah Jakarta yang mencapai lebih dari 8.000 ton setiap harinya.

Editor: Bayu Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore