Peserta aksi Indonesia Gelap di Bundaran Patung Kuda, Jakarta Pusat. (Syahrul Yunizar/JawaPos.com).
JawaPos.com - Massa aksi Indonesia Gelap masih bertahan. Mereka belum membubarkan diri meski sudah pukul 18.45 WIB. Mereka berniat terus bertahan. Hal itu disampaikan oleh Juru Bicara Aksi Indonesia Gelap Tegar Afriansyah saat diwawancarai di Bundaran Patung Kuda, Jakarta Pusat (Jakpus).
Tegar menyampaikan bahwa aksi yang mereka lakukan pada Senin (21/2) merupakan bentuk kemarahan publik dan masyarakat kepada pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Namun, aksi hari ini berbeda dengan aksi yang dilakukan oleh BEM SI.
Secara tegas, Tegar menyampaikan bahwa massa aksi Indonesia Gelap hari ini tidak ingin dan tidak berharap ditemui oleh perwakilan Istana. Bahkan, kalau pun diundang hadir ke Istana, mereka tidak berniat untuk menghadiri undangan tersebut. Dia menyampaikan bahwa hal itu adalah pernyataan sikap mereka.
”Kami tidak berharap ditemui Istana, kami pun juga tidak berharap diundang ke Istana,” imbuhnya.
Menurut Tegar, aksi Indonesia Gelap hari ini dihadiri oleh berbagai kalangan. Mulai masyarakat sipil, buruh, aktivis, hingga pegiat seni. Dia menyebut, jumlah total peserta aksi yang datang ke Bundaran Patung Kuda mencapai 2.500 orang. Tidak hanya dari Jakarta, mereka datang dari berbagai daerah termasuk Bekasi dan Karawang.
Selain di Jakarta, aksi Indonesia Gelap juga berlangsung di beberapa daerah lainnya. Mereka mengkritisi sejumlah kebijakan Prabowo-Gibran. Termasuk diantaranya program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan efisiensi anggaran yang dinilai telah berdampak luas ke masyarakat kecil. Selain itu, mereka juga menurut beberapa revisi undang-undang (UU) dibatalkan. Baik Revisi UU TNI, Revisi UU Polri, maupun Revisi UU Kejaksaan.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
