
Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud. (Prokal)
JawaPos.com - Aksi demo di Kantor Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) pada Selasa (21/4) berakhir ricuh. Massa mengamuk lantaran Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud tak muncul menemui ribuan mahasiswa dan masyarakat yang mengkritisi sejumlah kebijakan Rudy.
Dikutip dari pemberitaan Prokal (Jawa Pos Group), aksi massa di Kantor Gubernur Kaltim sudah berlangsung sejak siang hari. Namun, sampai menjelang malam, massa masih bertahan. Mereka dibubarkan paksa setelah berusaha merangsek masuk area kantor.
Tindakan itu diduga dilakukan karena massa merasa kecewa. Mereka tidak berhasil menemui Rudy Mas’ud. Akibatnya situasi memanas. Massa sempat melempari aparat kepolisian yang bertugas dengan berbagai benda. Kawat berduri di depan kantor gubernur sempat ditarik oleh massa.
Sampai pukul 18.27 WITA, sebagian massa masih bertahan di kawasan Teras Samarinda yang berada tepat di seberang Kantor Gubernur Kaltim. Aparat kepolisian pun terpantau tetap bersiaga untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan lanjutan.
Sementara itu, berdasar pemberitaan Kaltim Post (Jawa Pos Group) aksi Aliansi Masyarakat Kaltim diikuti oleh ribuan mahasiswa dan elemen masyarakat. Dari total sekitar 7.000 peserta aksi, kurang lebih 3.000 orang sempat memadati Kantor DPRD Kaltim. Sisanya tersebar di Kantor Gubernur Kaltim sebagai titik konsolidasi.
Dalam aksi tersebut, massa membawa 3 tuntutan utama. Yakni mendesak audit menyeluruh terhadap kebijakan Pemerintah Provinsi Kaltim, menghentikan praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN), serta meminta DPRD menjalankan fungsi pengawasan secara maksimal.
Aksi di DPRD berlangsung aman dan kondusif. Meski Ketua DPRD Kaltim Hasanuddin Mas’ud tidak berada di tempat karena sedang berada di Magelang. Sehingga massa ditemui oleh pimpinan dewan. Yakni Wakil Ketua I DPRD Kaltim Ekti Imanuel dan Wakil Ketua II serta Wakil Ketua III.
Mereka menyatakan menerima dan menyepakati tuntutan yang diajukan oleh massa. Kesepakatan tersebut dituangkan dalam dokumen resmi yang langsung ditandatangani oleh unsur pimpinan DPRD Kaltim. Setelah itu, massa langsung bergerak ke Kantor Gubernur Kaltim untuk melanjutkan aksi.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Belgia vs Prancis di Liga Nations UEFA: Les Bleus Unggul Tipis dari Tuan Rumah
Prediksi Skor Hong Kong vs Laos di FIFA ASEAN Cup: Duel Seru Berpotensi Imbang di Kai Tak Stadium
Prediksi Skor Georgia vs Ukraina di UEFA Nations League: Misi Berat Kvaratskhelia Cs di Kandang
Prediksi Skor Armenia vs Montenegro di Liga Nations UEFA: Hrabri Sokoli Bakal Sulitkan Tuan Rumah
Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Prediksi Skor Turki vs Italia di Liga Nations UEFA: Kans Ay-Yıldızlılar Hentikan Perlawanan Azzurri
Prediksi Skor Kamboja vs Myanmar di FIFA ASEAN Cup: Singa Asia Berpeluang Menang Tipis
Prediksi Skor Israel vs Irlandia di UEFA Nations League: The Green Army Curi Kemenangan Tandang
Prediksi Skor Lithuania vs Azerbaijan di UEFA Nations League: Duel Ketat Berpotensi Imbang
Prediksi Susunan Pemain Prancis vs Belgia: Tanpa Mbappe, Zidane Hadapi Ujian Berat

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022