Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 13 Juni 2024 | 06.02 WIB

Polisi dan Satpam Simulasi Pengamanan Obvitnas, Harus Tetap Humanis sambil Tetap Amankan Situasi

Pihak kepolisian dan perusahaan keamanan sekuriti melakukan simulasi pengamanan di lokasi-lokasi strategis dan juga objek vital nasional (Obvitnas)

 
 
JawaPos.com - Pihak kepolisian dan perusahaan keamanan sekuriti melakukan simulasi pengamanan di lokasi-lokasi strategis dan juga objek vital nasional (Obvitnas) seperti kantor-kantor PLN.
 
 
Wakasat Samapta Polres Metro Bekasi AKP Hotman Hutajulu mengatakan bahwa dalam kegiatan ini tidak hanya menguji efektivitas
respons tim dalam menghadapi huru-hara dan ancaman bom, tetapi juga mengimplementasikan teknik persuasif dan humanis dalam penanganannya.
 
“Simulasi penanganan huru-hara di objek vital nasional sangat penting guna memberikan pemahaman tentang antisipasi preventif terhadap gangguan keamanan di sekitar objek vital seperti PLN," ujarnya kepada wartawan, Rabu (12/6).
 
"Saat terjadi hal yang tak diinginkan/bentrokan di lapangan, diharapkan satuan pengamanan mengetahui dan memahami tindakan yang harus dilakukan untuk menghindari kejadian fatal namun tetap dengan cara persuasif dan humanis agar tidak terjadi bentrokan di lapangan," sambungnya.
 
Sementara itu, Consultation & Training Division Head Nawakara mengatakan bahwa M. Nuruli Kholiq menilai simulasi ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan kemampuan tim pengamanan di lapangan dalam mengidentifikasi, mengelola, dan merespons cepat terhadap situasi yang mungkin mengganggu keamanan publik dan Objek Vital Nasional.
 
“Kami berharap bahwa ini akan menjadi rangkaian simulasi yang akan dilakukan secara berkala guna memperkuat kerja sama antara instansi lainnya dalam pengamanan Obvitnas,” jelasnya.
 
Untuk diketahui, dalam simulasinya warga mulai melakukan demonstrasi di pintu masuk utama kantor unit layanan transmisi dan gardu induk PLN Bekasi atas tuntutan kompensasi gangguan yang dirasa dari operasional PLN. 
 
Keadaan menjadi semakin kritis ketika
ada laporan bahwa bom telah dilemparkan ke dalam area ULTG PLN Bekasi.
 
Sebagai tindak lanjut, tim satuan pengamanan (SATPAM) Nawakara berkoordinasi dengan pihak internal PLN, dan kepolisian. Atas hal tersebutlah, diputuskan untuk mendatangkan Tim Jibom Gegana Brimob Kelapa Dua ke lokasi agar segera bertindak mengamankan area dan mensterilkan lokasi dari benda yang mencurigakan.
 
Pihak PLN pun merasa perlu untuk melakukan dialog dengan perwakilan warga sekitar. Selama dialog berlangsung, tindakan persuasif dan pendekatan humanis tetap dilakukan oleh satuan pengamanan (SATPAM) Nawakara yang juga dibantu oleh pihak kepolisian untuk meredam para demonstran. (*)
Editor: Dinarsa Kurniawan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore