
Dokter Hewan dari Suku Dinas Ketahanan Pangan Kelautan dan Pertanian Jakarta Utara melakukan pemeriksaan hewan kurban di Cilincing, Jakarta Utara, Kamis (23/6/2022). Kegiatan ini bertujuan untuk mencegah penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan kurban jel
JawaPos.com - Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD DKI Jakarta Gembong Warsono meminta peran aktif dari aparatur sipil negara (ASN) dari pemangku wilayah dalam Idul Adha 1444 Hijirah. Menurutnya, idealnya para lurah dan camat juga ikut berkontribusi menyumbang hewan kurban di wilayah tugasnya masing-masing.
Gembong Warsono menambahkan, Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono tidak perlu mengeluarkan surat instruksi atau imbauan kepada anak buahnya agar menyumbang hewan kurban. Gembong berkata, Heru bisa menyampaikan secara lisan kepada anak buahnya di wilayah agar ikut berkontribusi dalam Perayaan Idul Adha.
“Nggak perlu instruksi berupa surat, itu tidak tetapi dengan ajak para Wali Kota ayok kita duduk bersama, agar dalam momen Idul Kurban ini Pemprov DKI Jakarta bisa membantu masyarakat miskin yang membutuhkan daging,” ucap Gembong, Selasa (27/6).
Menurutnya, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan DKI Jakarta menyiapkan sekitar 18 ekor sapi untuk dikurbankan dalam Hari Raya Idul Adha 1444 H pada Kamis (29/6/2023). Partai bergambar banteng dengan moncong putih itu memastikan, puluhan sapi dibeli bukan dari kas partai tetapi duit pribadi kader yang mendapat amanah di lembaga legislatif.
Sekretaris DPD PDI Perjuangan DKI Jakarta ini mengatakan, jumlah hewan yang dikurbankan kemungkinan terus bertambah. Hal ini mengingat, masih ada waktu sehari lagi sebelum Hari Raya Idul Adha.
“Untuk jumlah sapi yang dikurbankan se-DKI Jakarta kalau tidak salah ada 18 ekor sapi. Sumber utamanya bukan dari kas partai, tetapi dari bantuan teman-teman dari DPR RI maupun DPRD DKI Jakarta,” kata Gembong.
Menurut dia, pemotongan hewan dilakukan di masing-masing DPC Kota/Kabupaten di Provinsi DKI Jakarta. Jumlah sapi yang dipotong juga bervariasi, mulai dari satu ekor hingga 3-4 ekor per DPC.
Kata Gembong, para kader lebih memilih menyumbang sapi kurban dibanding kambing, karena memiliki protein hewani yang lebih tinggi. Daging-daging yang dipotong itu nantinya akan dibagikan secara gratis kepada masyarakat sekitar DPC yang membutuhkan.
Meski mereka menyumbang sapi, kata Gembong, namun bukan berarti partai tidak memotong kambing. Dia menyebut, pihak panitia juga memotong kambing yang disumbangkan dari kader ataupun masyarakat di sekitar DPC.
“Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen PDI Perjuangan DKI Jakarta untuk berbagi dengan masyarakat sekitar. Kami berharap, daging-daging yang diberikan bisa bermanfaat dalam pemenuhan gizi masyarakat, terutama anak-anak,” pungkas Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta ini.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
