Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 1 Februari 2023 | 23.36 WIB

DPRD Minta Wisma Atlet Dialihfungsikan Jadi Rusunawa dan RS

Suasana terkini Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC) Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta Pusat, Senin (26/12/2022). Operasional Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC) Wisma Atlet bakal dihentikan pada 31 Desember menyusul kasus Covid-19 di indonesia yang jumlah p - Image

Suasana terkini Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC) Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta Pusat, Senin (26/12/2022). Operasional Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC) Wisma Atlet bakal dihentikan pada 31 Desember menyusul kasus Covid-19 di indonesia yang jumlah p

JawaPos.com - Komisi D DPRD DKI Jakarta meminta agar wisma atlet dialihfungsikan Pemprov DKI Jakarta menjadi rusunawa dan rumah sakit. Hal itu diusulkan setelah tak ada lagi penghuni wisma itu setelah Covid-19 melandai di Indonesia.

"Saya pikir tidak ada salahnya juga Pemda DKI memproses itu untuk kita minta jadikan rusun atasnya, bawahnya kita buat rumah sakit, rumah sakit anak lah. Kita kan butuh," ujar Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta Ida Mahmudah, Rabu (1/2).

Ida mengatakan, wacana tersebut sebelumnya sudah disampaikan kepada Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta sebelumnya Saefullah. Hanya kemudian datang pandemi Covid-19.

"Ini lumayan besar loh wisma atlet itu. Ada Wisma Atlet Kemayoran, ada Wisma Atlet Pademangan. Lah Wisma Atlet Pademangan yang kemarin ini tidak terpakai untuk rumah sakit Covid," jelasnya.

"Saya pikir, kita nggak perlu gengsi lah Pemda DKI ini, kan pemerintah pusat itu orang tua kita," pungkas Ida.

Sebelumnya, Kepala Badan Nasional Penanganan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto menyatakan keinginannya untuk menutup Wisma Atlet sebagai sarana karantina untuk pasien Covid-19. Pasalnya, tiga bulan belakangan ini, dari tujuh tower yang beroperasi di Wisma Atlet, beberapanya sudah tidak terisi pasien.

"Bahkan per kemarin hanya tinggal empat orang di tower enam. Maunya BNPB itu segera ditutup semua," ujarnya kepada wartawan, Selasa (27/12).

Penutupan itu perlu dilakukan karena Wisma Atlet sebagai tempat karantina juga membebani anggaran negara. Jadi, kata Suharyanto, penutupan tersebut dapat mengifisienkan anggaran.

"Tetapi kita juga ingin tahu gimana perkembangan ke depan. Kalau kita lihat rekan-rekan media juga tahu mungkin negara-negara lain juga ada yang melonjak ya," ungkapnya.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore