Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 26 Oktober 2022 | 18.33 WIB

DPRD Persilakan Pemprov DKI Gunakan BTT untuk Atasi Gagal Ginjal

Ilustrasi penyakit ginjal. Penyakit Ginjal Kronik (PGK) bisa menimbulkan komplikasi jika tidak tertangani dengan baik. Setidaknya ada lima tahapan sebelum mencapai gagal ginjal. - Image

Ilustrasi penyakit ginjal. Penyakit Ginjal Kronik (PGK) bisa menimbulkan komplikasi jika tidak tertangani dengan baik. Setidaknya ada lima tahapan sebelum mencapai gagal ginjal.

JawaPos.com - DPRD DKI Jakarta mempersilakan Pemprov DKI Jakarta menggunakan dana Belanja Tidak Terduga (BTT) dalam penanganan kasus gagal ginjal akut progresif atipikal di Jakarta. Ketua Komisi E DPRD DKI Jakarta Iman Satria mengatakan, dengan anggaran BTT, Pemprov DKI Jakarta bisa menggunakannya untuk pembelian obat maupun peralatan perawatan pasien gagal ginjal akut.

"Kita beri dukungan kalau memang diperlukan untuk pembelian obat-obat ataupun alat-alat yang dibutuhkan, kan kita sudah siapkan dana itu di BTT dan itu bisa kita pakai untuk melakukan hal itu," ujarnya di Gedung DPRD DKI Jakarta, Selasa, (25/10).

Iman menilai, Pemprov DKI sudah siap menghadapi kasus-kasus gagal ginjal akut di Jakarta mulai dari pencegahan sampai penanganan pasien yang dirawat di rumah sakit. Ia menyebut bahwa Pemprov DKI sudah cukup menggencarkan sosialisasi kepada masyarakat dalam pencegahan dan penanganan dugaan awal penyakit gagal ginjal akut pada anak.

"Sudah melakukan sosialisasi, di car free day (CFD) dan lain-lain, di fasilitas kesehatan juga sudah diberikan arahan-arahan. Jadi, kalau nanti ada masyarakat yang sakit, jadi nggak panik lagi dan tahu cara pencegahannya," ungkapnya.

Oleh karena itu, pihaknya juga siap membantu dengan menyetujui Pemprov DKI melalui Dinas Kesehatan untuk menggunakan BTT. Namun begitu, ia menyoroti tidak adanya penyediaan rumah sakit untuk anak milik pemerintah daerah.

"Tadi ada usulan dari rekan kita, alangkah baiknya kalau kita punya rumah sakit untuk anak. Kita dukung, daripada kita hanya mengandalkan satu rumah sakit pemerintah pusat, apa salahnya kalau kita RSUD juga mempunyai khusus rumah sehat anak," pungkasnya.

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore