Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 7 September 2022 | 02.54 WIB

Harga Ayam Terlalu Murah, Para Peternak akan Demo di Jakarta

Peternak memberikan pakan  pada ayam potong di kawasan Leuwinanggung Tapos, Depok, Jawa Barat, Selasa (28/9/2021). Peternak mengelukan naiknya harga jagung sebagai campuran pakan melonjak dari harga Rp. 2.500 mencapai Rp. 5.500 perkilogram yang berimbas p - Image

Peternak memberikan pakan pada ayam potong di kawasan Leuwinanggung Tapos, Depok, Jawa Barat, Selasa (28/9/2021). Peternak mengelukan naiknya harga jagung sebagai campuran pakan melonjak dari harga Rp. 2.500 mencapai Rp. 5.500 perkilogram yang berimbas p

JawaPos.com-Ratusan peternak ayam dari Komunitas Peternak Unggas Nasional (KPUN) akan menggelar demo di tiga lokasi di Jakarta pada Rabu (6/9) besok. Yakni, di depan Istana Negara, Kantor Komisi Pengawas Persaingan Usaha, dan Gedung KPK.

Ketua KPUN Alvino Antonio mengatakan demo yang dijadwalkan mulai pukul 09.00 WIB ini digelar untuk meminta pemerintah memperbaiki tata niaga ayam ras pedaging. Sebab saat ini, biaya produksi ayam ras pedaging sedang tinggi, sedangkan harga jual ayam hidupnya tidak sesuai.

"Sekarang harga ayam dikandang Rp 19.000 seharusnya minimal Rp 21.000. Sementara harga pakan masih mahal karena pabrik pakan belum turunkan harganya. Meskipun harga jagung sudah normal sejak 3 bulan lalu," kata Alvino dalam keterangan tertulisnya kepada JawaPos.com, Selasa (6/9).

Alvino menjelaskan, aksi tersebut juga dilakukan karena belum ada tindak lanjut konkret pemerintah untuk mendukung para peternak. ’’Salah satunya, rencana pemerintah dalam hal ini Kementerian Perdagangan (Kemendag) untuk memanggil perusahaan unggas besar terkait penyesuaian harga,’’ terang dia.

Alvino pun merinci tuntutan yang akan disuarakan peternak pada demo besok. "Bebaskan kuota GPS (Grand Parent Stock/pembibitan ayam indukan broiler), jangan dibatasi," kata dia tentang tuntutan mereka.

Kemudian, kembalikan budidaya ayam pedaging kepada peternak, turunkan harga pakan ternak, dan turun harga DOC atau Day Old Chicken. DOC adalah ayam dengan umur di bawah 10 hari dan paling lama 14 hari setelah ayam itu menetas. "Bentuk badan perlindungan untuk menyerap hasil ternak UMKM dengan harga sesuai acuan Badan Pangan Nasional," ungkapnya.

Sebelumnya, Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan alias Zulhas bakal memanggil empat perusahaan unggas di tengah harga jual ayam hidup yang anjlok. Perusahaan yang akan dipanggil yakni PT Charoen Phokpand Indonesia Tbk, PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk, PT Malindo Feedmil Tbk, serta PT Super Unggas Jaya.

Hal itu disampaikan Zulhas setelah mendengar keluh kesah dari Perhimpunan Insan Perunggasan Rakyat Indonesia (Pinsar) Gabungan Organisasi Peternak Ayam Nasional (GOPAN). Zulhas mengatakan, pemerintah akan menyampaikan kepada empat perusahaan itu agar dapat mengatur harga tidak terlalu rendah yang merugikan peternak ayam mandiri.

Dalam pertemuan itu, para peternak menyampaikan gejolak harga yang terjadi saat ini dianggap belum berpihak kepada peternak. Dia menuturkan ketika harga berada di atas harga acuan yang diatur dalam Permendag Nomor 07 Tahun 2020, peternak seringkali dimintai keterangan oleh satgas pangan Polri.

Sedangkan ketika harga di bawah harga acuan, peternak merasa belum pernah diberikan bantuan yang konkret oleh pemerintah. Selain itu, dia menjelaskan perlu adanya penyesuaian harga acuan karena sudah terjadi penyesuaian harga akibat kenaikan biaya logistik dan pakan. (*)

Editor: Dinarsa Kurniawan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore