alexametrics

Cuaca Panas Menyengat Terasa di Jakarta, Begini Penjelasan BMKG

8 Oktober 2019, 13:36:24 WIB

JawaPos.com – Wilayah Ibu Kota Jakarta dan sekitarnya tengah dilanda cuaca yang begitu panas. Teriknya sinar matahari sangat terasa bagi yang beraktivitas di luar ruangan saat siang hari.

Kabag Humas Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Harry Tirto Djatmiko mengatakan, keadaan ini merupakan fenomena normal. Setiap bulan September-Oktober gerak semu matahari berada di atas wilayah Indonesia terutama di sekitar pulau Jawa.

“Pergerakan semu mataharinya menuju ke belahan bumi selatan. Saat ini di bulan Oktober di atas Jawa sehingga sinaran mataharinya optimal,” kata Harry saat dihubungi JawaPos.com, Selasa (8/10).

Harry menjelaskan, apabila terik matahari dirasa tidak disertai rasa gerak menandakan kelembaban udara di wilayah tersebut relatif rendah. Akibatnya sinar matahari terasa menyengat.

“Apabila dikondisi dirasakan kegerahan, maka indikator kelembabannya tinggi dan menjadi indikator pembentukan pertumbuhan awan hujan yang biasanya hujannya singkat, lebat disertai kilatan petir dan angin kencang,” imbuh Harry.

BMKG mencatat di suasana terik ini, suhu udara berkisar 33-36 derajat celcius untuk wilayah Jakarta dan sekitarnya. Meski begitu, BMKG memastikan kondisi ini tidak membahayakan. “Itu masih masuk kategori normal, karena secara klimatologi itu kisarannya 33-37 derajat. Jadi masih dikisaran itu kan,” tegas Harry.

Lebih lanjut, BMKG memprediksi musim penghujan tidak akan lama lagi singgah di wilayah Jakarta dan sekitarnya. Untuk wilayah bagian selatan diprediksi pada minggu kedua bulan ini sampai dengan November awal musim pengujan akan tiba. “Yang dibagian utara itu November dan Desember (awal musim penghujannya),” pungkas Harry.

Editor : Bintang Pradewo

Reporter : Sabik Aji Taufan



Close Ads