alexametrics

Observasi Rampung, Perempuan Pembawa Anjing Dipastikan Gangguan Jiwa

6 Juli 2019, 07:47:36 WIB

JawaPos.com – Observasi kejiwaan kepada tersangka kasus dugaan penistaan agama, SM telah selesai dilakukan oleh Rumah Sakit Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur. Ahli kejiwaan memastikan bahwa perempuan pembawa anjing tersebut mengalami gangguan kejiwaan.

“Ahli jiwa dari RS Polri, dari ahli jiwa luar RS Polri yang juga pernah merawat tersangka SM dan sudah dikeluarkan bahwa yang berdangkutan mengalami gangguan kejiwaan,” ujar Kapolres Bogor, AKBP AM Dicky di kantornya, Jumat (5/7).

Dengan hasil tersebut, penyidik masih tetap melanjutkan penyidikan kasus. Untuk selanjutnya, ahli jiwa yang memeriksa kondisi SM akan dimintai keterangan. “Ahli kejiwaan ini hari ini diperiksa sebagai ahli kejiwaan di Polres Bogor,” imbuh Dicky.

Sementara itu, tersangka saat ini sudah dilindahkan dari RS Polri. Sesuai dengan koordinasi dengan ahli kejiwaan, penyidik memindahkan SM ke RS Marzuki Mahdi Bogor. “Tersangka SM hasil daripada kordinasi, yang bersangkutan perlu perawatan sehingga, kita rawat di RS Marzuki Mahdi dengan status tahanan,” jelas Dicky.

Meski berada dalam perawatan RS Marzuki Mahdi, SM akan tetap menjalani proses hukum. Penyidik akan melanjutkan ke tahap proses penyidikan. Kasusnya akan tetap dibawa ke meja hijau, sebelum akhirnya diputuskan oleh Majelis Hakim.

“Kalau terbukti melakukan pidana dan terbukti gangguan jiwa nanti seluruhnya ditampilkan di persidangan untuk diambil keputusan oleh hakim,” tegas Dicky.

Sementara itu, untuk anjing yang dibawa SM juga telah ditemukan di pinggir jalan. Namun, kondisinya sudah mati. Diduga hewan tersebut tertabrak oleh kendaraan. Penemuan ini juga telah dibuatkan berita acara penemuan oleh penyidik. “Anjing itu memiliki kemiripan seperti yang dibawa SM, tapi kan yang paling mengenali ya tersangka SM,” tukas Dicky.

Di sisi lain, Dicky menegaskan penemuan anjing ini tidak terlalu signifikan berpengaruh pada proses penyidikan. Mengingat, petugas telah mengantongi bukti-bukti lain.

Sebelumnya, warga Babakan Madang, Sentul, Bogor, Jawa Barat dikejutkan dengan perilaku SM. Perempuan itu masuk ke dalam masjid Al Munawaroh menggunakan alas kaki. Serta membawa seekor anjing.

Peristiwa ini sempat viral dalam sebuah tayangan pendek. Dalam video itu SM terlihat berbincang dengan salah seorang yang tengah berada di dalam masjid tersebut. Dari audio yang terdengar, SM mempertanyakan suaminya yang dinikahkan di masjid itu.

“Suami gue kenapa dikawinin di sini?,” kata SM sambil menempatkan anjingnya di karpet masjid Al Munawaroh. Padahal di masjid itu tidak ada acara pernikahan suami SM.

Setelah dilakukan penyelidikan, penyidik akhirnya menaikan status hukum SM menjadi tersangka dan dilakukan penahanan. SM dijerat dengan pasal 156a KUHP tentang penistaan agama.

Editor : Bintang Pradewo

Reporter : Sabik Aji Taufan



Close Ads