
Sejumlah penumpang bersiap menaiki KRL Commuter Line saat jam pulang kerja di Satasiun Palmerah, Jakarta, Selasa (4/5/2021) . Lonjakan lonjakan penumpang ini akibat penutupan stasiun Tanah Abang berdampak pada perubahan rute penumpang dengan tujuan Rangk
JawaPos.com - VP Corporate Secretary KAI Commuter Anne Purba mengatakan bahwa hari ini, Senin (5/7), jumlah pengguna KRL turun. Pada hari kerja pertama di masa PPKM Darurat ini, volume pengguna KRL hingga pukul 08.00 WIB sebesar 73.808 atau turun 27 persen dibanding pekan lalu pada waktu yang sama.
"Tren menurunnya jumlah pengguna KRL ini telah berlangsung sejak 14 Juni lalu. Hari Senin yang menjadi indikator untuk hari-hari selanjutnya, data menunjukkan bahwa jumlah pengguna turun 15 persen setiap pekan," ujar dia, Senin (5/7).
Adapun, sejumlah stasiun yang biasanya menjadi pusat keberangkatan pengguna pada hari Senin, kali ini juga mencatat penurunan jumlah pengguna KRL. Stasiun Bogor mencatat 6.735 pengguna atau turun 19 persen dibanding pekan lalu pada waktu yang sama, kemudian Stasiun Citayam 5.380 pengguna atau turun 26 persen dan Stasiun Bojonggede 5.114 pengguna atau turun 35 persen.
Baca Juga: Penumpang Kereta Jarak Jauh Bisa Vaksin di Stasiun, Berikut Caranya
Meskipun begitu, pihaknya juga terus melakukan pengetatan pelaksanaan protokol kesehatan di stasiun dan di dalam kereta, terutama berkaitan dengan menjaga jarak aman antar pengguna. Saat ini kapastias pengguna pada setiap kereta yang diizinkan adalah 52 orang.
"Para pengguna yang berdiri juga diharapkan berdiri dalam satu baris dan seluruhnya menghadap ke depan. Untuk itu KAI Commuter memperketat penyekatan pengguna di stasiun guna menjaga agar jumlah pengguna yang dapat naik kereta tidak melebihi aturan yang berlaku," ujar dia.
Mulai hari ini, KAI juga mewajibkan setiap orang yang berada di area stasiun maupun kereta untuk memakai masker ganda. Masker ganda yang disarankan adalah masker medis yang dilapis dengan masker kain, sesuai himbauan dokter dan kementerian kesehatan. "Hari ini hingga tiga hari mendatang adalah masa sosialisasi pelaksanaan aturan ini," tambahnya.
Selain itu, para pengguna juga diminta untuk menahan diri apabila kereta telah terisi sesuai kapasitas yang diizinkan. Bagi pengguna juga disarankan untuk bepergian di luar jam-jam sibuk pagi dan sore hari. Ia mengingatkan bahwa pada masa PPKM Darurat ini KRL tersedia sebagai transportasi publik untuk kebutuhan yang benar-benar mendesak.
"Jika masih harus menggunakan transportasi publik, ikuti seluruh protokol kesehatan dan aturan yang berlaku. Rencanakan perjalanan dengan terlebih dahulu melihat informasi jadwal, posisi kereta, maupun kepadatan di stasiun melalui aplikasi KRL Access," tandas Anne.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Belgia vs Prancis di Liga Nations UEFA: Les Bleus Unggul Tipis dari Tuan Rumah
Prediksi Susunan Pemain Prancis vs Belgia: Tanpa Mbappe, Zidane Hadapi Ujian Berat
Prediksi Skor Moldova vs Kepulauan Faroe: Landsliðið Unggul Tipis dari Tuan Rumah
Gelar Pertemuan, BEM UI, SEMA UGM, dan KM ITB Sepakat Gelar Aksi Besar dalam Waktu Dekat
Prediksi Skor Georgia vs Ukraina di UEFA Nations League: Misi Berat Kvaratskhelia Cs di Kandang
Prediksi Skor Armenia vs Montenegro di Liga Nations UEFA: Hrabri Sokoli Bakal Sulitkan Tuan Rumah
Prediksi Skor Slovenia vs Makedonia Utara di Liga Nations UEFA: Fantje Kalahkan Tim Tamu
Prediksi Skor Turki vs Italia di Liga Nations UEFA: Kans Ay-Yıldızlılar Hentikan Perlawanan Azzurri
Prediksi Skor Skotlandia vs Swiss di Liga Nations UEFA: Nati Kalahkan Tuan Rumah dengan Skor Telak
Prediksi Skor Armenia vs Montenegro di UEFA Nations League: Siapa Paling Kuat?

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022