
Dua warga dari Tangerang pulang menggunakan KRL Commuter Line usai liburan ke Parung Panjang di awal tahun 2026. (Abdul Rahman)
JawaPos.com - Wajah Parung Panjang berubah drastis tanpa truk tambang. Daerah yang berbatasan langsung dengan provinsi Banten ini justru menjadi destinasi wisata favorit bagi banyak orang setelah jalan utama di Parung Panjang tidak lagi disesaki oleh kendaraan 'transformer' pembawaa penyakit.
Ada ribuan orang setiap harinya mendatangani destinasi wisata yang ada di Parung Panjang. Mereka datang dari sejumlah wilayah mulai dari Jakarta, Tangerang, hingga Rangkasbitung.
Destinasi wisata di Parung Panjang yang paling banyak dikunjungi di momen liburan tahun baru 2026 adalah Jati Ombo.
"Rame banget mas di Jati Ombo. Suasananya asik sih, kita bisa beli jajanan murah juga di sana," kata Santi, salah satu warga asal Jakarta, kepada JawaPos.com.
Dia mengaku senang bisa liburan murah di Parung Panjang. Yang lebih membuatnya senang, bisa membeli oleh-oleh dalam jumlah cukup banyak untuk keluarga di rumah dan dengan harga yang sangat terjangkau.
"Ini aku beli banyak. Ada kerupuk kulit, kuping gajah, keripik kentang, dan lain-lain," ungkapnya.
Selain Jati Ombo, destinasi wisata lain yang juga banyak dikunjungi wisatawan di Parung Panjang adalah Saung Durian Mang Asep. Banyak orang dari sejumlah wilayah di Jabodetabek datang untuk sekadar bersantai sekaligus menikmati aneka makanan dan minuman yang tersedia.
"Aku dari Pagedangan datang ke sini untuk bersantai bersama keluarga. Sekarang jalannya sudah bagus ya, nggak ada tuk tambang lagi," kata Indah.
Dulu, Parung Panjang selama bertahun-tahun selalu dianaktirikan oleh pemerintah Kabupaten Bogor dan Provinsi Jawa Barat.
Truk tambang dibiarkan saja beroperasi tanpa aturan meski di atas kertas ada jam operasional tambang. Truk-truk tambang dibebaskan melintas kapan saja tanpa ada penindakan secara tegas atas pelanggaran yang mereka lakukan.
Jika dulu wilayah Parung Panjang kerap dianaktirikan oleh pemerintah Kabupaten Bogor, pada masa pemeritahan Bupati Rudy Susmanto dan Wakil Bupati Jaro Ade, perhatian besar mulai diberikan untuk wilayah ini.
Sejak awal kepemimpinan Rudy Susmanto dan Jaro Ade, jalan utama di Parung Panjang diperbaiki secara serius. Perbaikan jalan di Parung Panjang juga mendapat dukungan langsung dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat di bawah kepemimpinan Gubernur Dedi Mulyadi atau KDM dan Erwan Setiawan.
Gubernur Dedi Mulyadi bahkan menutup sementara aktivitas pertambangan di Parung Panjang dan sekitarnya, karena jalan yang baru diperbaiki dan menelan dana hingga ratusan miliar rupiah, sempat dirusak lagi dilewati oleh truk-truk tambang, padahal jalan belum sepenuhnya kering.
Kira-kira apa aja ya daerah wisata yang dikunjungi di Parung Panjang?
1. Wisata Jati Ombo, Parung Panjang
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Prediksi Skor Hong Kong vs Laos di FIFA ASEAN Cup: Duel Seru Berpotensi Imbang di Kai Tak Stadium
Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di Liga Nations UEFA: Sokoli Borong Gol di Futbal Tatran Aréna
Prediksi Skor Albania vs Belarus di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjtë Menang Tipis Hadapi Tim Tamu
Prediksi Skor Bulgaria vs Luksemburg: Duel Ketat, Tuan Rumah Diunggulkan
Prediksi Skor Kamboja vs Myanmar di FIFA ASEAN Cup: Singa Asia Berpeluang Menang Tipis
Prediksi Skor Kuwait vs Irak di Arabian Gulf Cup: Laga Sengit Rawan Berakhir Imbang
Prediksi Skor Makedonia Utara vs Swiss di Liga Nations UEFA: Nati Pesta Gol di Kandang Lawan
Prediksi Skor Lithuania vs Azerbaijan di UEFA Nations League: Duel Ketat Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Slovenia vs Skotlandia: Sesko Absen, Era Baru Pocognoli Dimulai di Ljubljana

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022