
Ppengamen yang tewas tertabrak KRL di Keboayoran Lama dibawa ke Rumah Sakit Fatmawati untuk dilakukan visum. (Istimewa)
JawaPos.com - Seorang pengamen berinisial MS, 27, tertabrak kereta rel listrik (KRL) di Petak Jalur 2 KM 14+300, Kebayoran Lama Utara, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, pada Senin (22/5) kemarin malam sekitar pukul 19.05 WIB.
Kapolsek Kebayoran Lama Kompol Widya Agustino mengatakan bahwa saat peristiwa itu terjadi, korban tengah berjalan kaki sendiri di rel yang akan dilalui KRL tersebut. Hingga akhirnya KRL datang, korban masih terus berjalan di rel.
"Masinis KA sudah membunyikan kelakson berkali-kali, namun korban terus saja berjalan," ujarnya kepada wartawan, Selasa (22/5).
"Sehingga akhirnya tertabrak kereta api yang sedang melintas," imbuh Widya.
Setelah itu, ia mengatakan bahwa masinis KRL tersebut langsung melaporkan kejdian itu ke Stasiun Kebayoran Lama. Saat dicek, korban sudah dalam keadaan meninggal dunia.
"Saat ditemukan korban mengalami luka di kaki kiri dan kepala putus," jelas Widya.
Setelah itu, Widya mengatakan bahwa korban langsung dibawa palang hitam ke Rumah Sakit Fatmawati untuk dilakukan visum.
