
Ilustrasi tawuran remaja
JawaPos.com-Aksi tawuran antar remaja kembali digagalkan oleh jajaran Polsek Johar Baru. Dua remaja berinisial RM, 15, dan RF, 14, diamankan saat membawa senjata tajam jenis celurit di kawasan Kampung Rawa, Johar Baru, pada Minggu (28/9) dini hari.
Keduanya diduga hendak melakukan aksi tawuran yang telah direncanakan melalui media sosial. Penangkapan bermula saat Unit Reskrim Polsek Johar Baru melakukan patroli cipta kondisi di kawasan rawan tawuran.
Saat melintasi Gang T, Jalan Kampung Rawa Sawah, petugas melihat sekelompok remaja yang mencurigakan. Begitu disapa petugas, sebagian remaja langsung kabur. Namun, dua di antaranya berhasil diamankan.
Dalam penggeledahan di lokasi, petugas menemukan dua bilah celurit. Satu disembunyikan di bawah sepeda motor, dan satu lagi ditemukan di dalam got, dibungkus tas merah.
Kapolsek Johar Baru Kompol Saiful Anwar mengatakan, kedua remaja itu mengakui senjata tersebut milik mereka.
"Celurit itu adalah milik mereka dan akan digunakan untuk tawuran. Rencana itu sudah dirancang sebelumnya melalui komunikasi di media sosial Instagram," jelas Saiful, Minggu (28/9).
Saat ini, kedua remaja diamankan di Polsek Johar Baru dan dijerat dengan Pasal 2 Ayat (1) Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 tentang kepemilikan senjata tajam tanpa hak. Ancaman hukuman untuk pelanggaran ini cukup berat, yakni penjara maksimal 10 tahun.
Polisi menegaskan proses hukum berjalan sesuai sistem peradilan anak. Pendekatan restoratif dan perlindungan hak anak tetap menjadi prioritas selama penyidikan.
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombespol Susatyo Purnomo Condro menyatakan komitmennya memberantas kekerasan jalanan. Terutama yang melibatkan anak di bawah umur.
Menurut dia, setiap anak berhak tumbuh dalam lingkungan yang aman, bukan terseret dalam aksi brutal di jalanan.
"Setiap anak sejatinya berhak atas masa depan yang cerah, bukan dipertaruhkan dalam aksi kekerasan di jalanan," ujar Susatyo.
Dia menambahkan, polisi hadir bukan hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga pelindung generasi muda. Susatyo mengimbau para orangtua lebih peduli terhadap aktivitas anak-anak, terutama saat malam hari, agar tidak mudah terjerumus dalam pergaulan salah.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
