Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 13 September 2025 | 02.15 WIB

Polri Turunkan Puslabfor Selidiki Penyebab Ledakan di Pondok Cabe, Polres Tangsel Buat Perimeter Radius 10 Meter

Suasana rumah yang rusak terdampak ledakan misterius di Pondok Cabe Ilir, Pamulang, Tangerang Selatan, Banten, Jumat (12/9/2025). (Dery Ridwansah/JawaPos.com) - Image

Suasana rumah yang rusak terdampak ledakan misterius di Pondok Cabe Ilir, Pamulang, Tangerang Selatan, Banten, Jumat (12/9/2025). (Dery Ridwansah/JawaPos.com)

JawaPos.com - Tim Pusat Laboratorium Forensik (Labfor) Mabes Polri turun tangan untuk mencari tahu penyebab ledakan di Pondok Cabe, Pamulang, Tangerang Selatan (Tangsel) pagi tadi (12/9). Untuk memastikan tempat kejadian perkara (TKP) tetap steril, Polres Tangsel membuat perimeter dalam radius 10 meter.

Kapolres Tangsel AKBP Victor D. H. Inkiriwang menyampaikan bahwa Puslabfor Mabes Polri diturunkan guna memastikan penyebab ledakan yang merusak 8 rumah dan menyebabkan 7 korban luka-luka tersebut. Victor memastikan, tim dari Puslabfor Mabes Polri sudah bekerja.

"Untuk jelasnya nanti apa penyebab (ledakannya) secara pasti nanti hasil olah TKP kami dengan Puslabfor Polri. Nanti kami akan sampaikan kepada rekan-rekan media dan masyarakat pada kesempatan berikutnya," terang dia. 

Setelah mengevakuasi para korban luka ke rumah sakit, Polres Tangsel langsung mengamankan area. Sejumlah personel Korps Brimob Polri dengan peralatan lengkap juga diturunkan ke lokasi ledakan. Untuk memastikan TKP steril, Polres Tangsel menyarankan masyarakat setempat tidak beraktivitas di sekitar lokasi. 

"Jadi, rumah-rumah di sekitaran TKP tersebut sudah kami amankan. Kemudian kami juga sudah sarankan ke masyarakat yang berada di sekitar perimeter lokasi untuk tidak beraktivitas dulu di rumah. Kami juga sudah memasang police line. Kemudian kami juga sudah memberikan alternatif kepada warga untuk kemudian dapat menempati dulu kantor RW atau kantor kelurahan dan kantor kecamatan," jelasnya. 

Perimeter yang dibuat oleh aparat kepolisian di lokasi kejadian berada dalam radius 10 meter. Menurut dia lokasi ledakan sebagai TKP harus benar-benar steril. Apalagi setelah terjadi ledakan pada pukul 05.15 WIB, masih terdengar suara-suara yang terus menjadi atensi petugas.

"Kami masih mengidentifikasi hal tersebut. Makanya perimeter kami amankan. Semaksimal mungkin kami dibantu oleh pak camat, pak ketua RW. Kemudian dari TNI juga membantu kami untuk mengimbau masyarakat. Agar tidak dulu beraktifitas," terang dia. 

Victor memastikan bahwa pihaknya menangani TKP secara profesional dan sesuai dengan prosedur. Tujuannya agar olah TKP yang dilakukan tidak sampai memicu terjadinya hal-hal yang dapat membuat masyarakat khawatir. Dia menyebut, situasi dan kondisi pasca ledakan tadi pagi sudah terkendali. 

"Sampai saat ini memang sudah ada Brimob yang turut hadir. Namun kami fokus dulu untuk melakukan olah TKP dengan Puslabfor Mabes Polri untuk mengetahui sumber ledakan," ujarnya. 

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore