
Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono (tengah) saat menghadiri apel patroli gabungan skala besar di wilayah hukum Polda Metro Jaya di kawasan Monumen Nasional (Monas). (ANTARA)
JawaPos.com - Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono meminta jajarannya untuk mempersiapkan Jakarta menghadapi perubahan menjadi kota bisnis berskala global setelah tak lagi menyandang sebagai Ibu Kota Negara (IKN).
"Kita harus mempersiapkan semua ini, tatanan yang benar, pemikiran yang pas, untuk Jakarta tetap maju menjadi kota (bisnis) global dan tetap eksis, menjadi investasi yang cukup baik. Itu situasi dalam negeri di Jakarta," kata Heru
dalam diskusi bertajuk "Transisi Jakarta Menjadi Kota Bisnis Berskala Global" di Jakarta International Equestrian Park (JIEP), Jakarta Timur, Rabu (17/5).
Hari ini, Heru mengumpulkan seluruh jajarannya, yakni eselon I, eselon II, beserta para direktur utama Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).
Baca Juga: Surya Paloh Tunjuk Hermawi Taslim Jadi Plt Sekjen Partai NasDem
"Sengaja hari ini saya kumpulkan yang pertama adalah Jakarta akan dihadapkan pada posisi perhatian IKN. Itu tidak mudah, kita harus memposisikan diri dan perubahan ini sedang berlangsung," kata Heru.
Selain itu, saat ini Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bersama Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) sedang menggodok Rancangan Undang-Undang (RUU) Kekhususan Jakarta untuk menindaklanjuti pemindahan IKN ke Kalimantan Timur.
Menurut Heru, saat ini Jakarta akan dihadapkan dengan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 yang bisa saja terdapat beberapa perubahan ketika Jakarta tak lagi menjadi IKN.
Baca Juga: Buntut Pencabulan Anak oleh Tukang Jasuke Keliling, KPAI Minta Ortu Waspada
Karena itu, Heru menginginkan Jakarta tetap eksis atau dikenal sebagai kota investasi setelah tidak menjadi IKN. Menurut dia, banyak yang harus dipersiapkan.
Contohnya mengambil keputusan tidak hanya di Jakarta. Mengambil keputusan harus bersama-sama dengan pemda (pemerintah daerah) lain yang berdekatan dengan DKI.
"Ada Bekasi, Bogor, Depok. Lalu contoh masalah kesehatan, masalah transportasi, masalah stunting," kata Heru.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
