Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 27 Agustus 2025 | 18.16 WIB

Wagub DKI Rano Karno Ungkap Sistem AI Atasi Macet Jakarta: Turun Hingga 20 Persen

Wakil Gubernur Jakarta Rano Karno. (Istimewa) - Image

Wakil Gubernur Jakarta Rano Karno. (Istimewa)

JawaPos.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, menegaskan pentingnya inovasi teknologi dalam mengatasi kemacetan yang semakin parah di ibu kota.

Dalam apel gabungan tiga pilar bersama Pemprov DKI Jakarta, TNI, dan Polri di Silang Monas, Rabu (27/8), Rano menyebut Jakarta kini berada di peringkat ke-90 kota termacet dunia versi Tom-Tom Traffic Index 2025.

Rano mengungkapkan, Pemprov DKI Jakarta tengah mengembangkan Intelligent Traffic Control System (ITCS) berbasis kecerdasan buatan (AI). Sistem ini sudah dipasang di 65 titik dari total 321 persimpangan.

"Sistem ini membuktikan mampu menurunkan waktu tunggu kendaraan hingga 15-20 persen, sekaligus menjadi basis pengawasan pajak kendaraan dan emisi," jelas Rano.

Ia menambahkan, sistem AI ini juga terhubung dengan Mandala Quick Response yang digagas bersama Polda Metro Jaya. Melalui teknologi Geographic Information System (GIS) dan integrasi CCTV Dishub, kondisi lalu lintas dapat dipantau secara real-time.

"Ke depan, sistem ini akan diperluas agar semakin banyak masyarakat yang dapat merasakan manfaatnya," sambungnya.

Dampak Kemacetan Jakarta Sangat Besar

Menurut Rano, kemacetan bukan hanya soal waktu terbuang di jalan, tetapi juga merugikan ekonomi. Studi Bappenas dan JUTPI II pada 2019 mencatat kerugian akibat macet di Jabodetabek mencapai Rp 100 triliun per tahun, atau setara enam kali biaya pembangunan MRT fase pertama.

"Kemacetan tidak hanya menghambat mobilitas, tapi juga mempengaruhi perekonomian, pariwisata, dunia usaha, bahkan kesehatan masyarakat," tegasnya.

Transportasi Publik Jadi Solusi Utama

Untuk mengurangi beban jalan, Rano menekankan peralihan moda transportasi menuju angkutan umum, termasuk melalui kehadiran Transjabodetabek.

"Itulah kenapa kami membuat program Transjabodetabek. Berusaha mengurangi kepadatan lalu lintas dan mempermudah mobilitas. Kalau kita ingin membuka jalur Transjabodetabek, artinya wilayah setempat harus dibuka juga jalurnya, inilah saatnya kita berkolaborasi," ucapnya.

Rano juga mengapresiasi kerja keras jajaran kepolisian, Dishub, Satpol PP, serta mitra transportasi publik yang terus berupaya menjaga kelancaran lalu lintas Jakarta.

"Saya percaya dengan kerja keras, kolaborasi, serta partisipasi aktif dari seluruh elemen, Jakarta mampu membangun sistem transportasi yang aman, nyaman, berkelanjutan, dan inklusif demi mewujudkan kota global yang membanggakan," imbuhnya.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore