
Wakil Gubernur Jakarta Rano Karno. (Istimewa)
JawaPos.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, menegaskan pentingnya inovasi teknologi dalam mengatasi kemacetan yang semakin parah di ibu kota.
Dalam apel gabungan tiga pilar bersama Pemprov DKI Jakarta, TNI, dan Polri di Silang Monas, Rabu (27/8), Rano menyebut Jakarta kini berada di peringkat ke-90 kota termacet dunia versi Tom-Tom Traffic Index 2025.
Rano mengungkapkan, Pemprov DKI Jakarta tengah mengembangkan Intelligent Traffic Control System (ITCS) berbasis kecerdasan buatan (AI). Sistem ini sudah dipasang di 65 titik dari total 321 persimpangan.
"Sistem ini membuktikan mampu menurunkan waktu tunggu kendaraan hingga 15-20 persen, sekaligus menjadi basis pengawasan pajak kendaraan dan emisi," jelas Rano.
Ia menambahkan, sistem AI ini juga terhubung dengan Mandala Quick Response yang digagas bersama Polda Metro Jaya. Melalui teknologi Geographic Information System (GIS) dan integrasi CCTV Dishub, kondisi lalu lintas dapat dipantau secara real-time.
"Ke depan, sistem ini akan diperluas agar semakin banyak masyarakat yang dapat merasakan manfaatnya," sambungnya.
Dampak Kemacetan Jakarta Sangat Besar
Menurut Rano, kemacetan bukan hanya soal waktu terbuang di jalan, tetapi juga merugikan ekonomi. Studi Bappenas dan JUTPI II pada 2019 mencatat kerugian akibat macet di Jabodetabek mencapai Rp 100 triliun per tahun, atau setara enam kali biaya pembangunan MRT fase pertama.
"Kemacetan tidak hanya menghambat mobilitas, tapi juga mempengaruhi perekonomian, pariwisata, dunia usaha, bahkan kesehatan masyarakat," tegasnya.
Transportasi Publik Jadi Solusi Utama
Untuk mengurangi beban jalan, Rano menekankan peralihan moda transportasi menuju angkutan umum, termasuk melalui kehadiran Transjabodetabek.
"Itulah kenapa kami membuat program Transjabodetabek. Berusaha mengurangi kepadatan lalu lintas dan mempermudah mobilitas. Kalau kita ingin membuka jalur Transjabodetabek, artinya wilayah setempat harus dibuka juga jalurnya, inilah saatnya kita berkolaborasi," ucapnya.
Rano juga mengapresiasi kerja keras jajaran kepolisian, Dishub, Satpol PP, serta mitra transportasi publik yang terus berupaya menjaga kelancaran lalu lintas Jakarta.
"Saya percaya dengan kerja keras, kolaborasi, serta partisipasi aktif dari seluruh elemen, Jakarta mampu membangun sistem transportasi yang aman, nyaman, berkelanjutan, dan inklusif demi mewujudkan kota global yang membanggakan," imbuhnya.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
