Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 4 Agustus 2025 | 01.55 WIB

2 Mantan di Jajaran Komisaris BUMD: Johan Budi di PT Transjakarta, Heru Budi Hartono Komut MRT Jakarta 

Wakil Ketua BURT DPR RI Johan Budi. ANTARA FOTO/Galih Pradipta/pd. - Image

Wakil Ketua BURT DPR RI Johan Budi. ANTARA FOTO/Galih Pradipta/pd.

JawaPos.com - Dua BUMD di Jakarta menggelar rapat umum pemegang saham (RUPS). Yaitu PT Transportasi Jakarta (TJ) atau Transjakarta dan PT MRT Jakarta. Salah satu keputusan dari RUPS tersebut yakni mengubah komposisi jajaran komisaris.

PT Transjakarta menunjuk Johan Budi Sapto Pribowo, Zudan Arif Fakrulloh, dan Muhammad Ainul dalam jajaran komisaris baru. Ketiga nama itu bukan nama baru. Johan Budi Sapto Prabowo merupakan mantan Jubir Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan mantan politukus PDI Perjuangan. Sementara itu, Zudan Arif Fakrulloh kini menjabat sebagai kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan Muhammad Ainul merupakan ketua Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) Jakarta.

Ketiganya menggantikan dua komisaris yang diberhentikan. Yakni, Bambang Eko Martono yang menjabat sebagai Komisaris TJ sejak 11 Januari 2023 dan Mashuri Masyhuda yang menjabat sebagai Komisaris TJ sejak 2 September 2022 lalu.

Dengan perubahan itu, susunan komisaris TJ menjadi Untung Budiharto tetap jadi Komisaris Utama dengan empat jajaran komisaris yang meliputi Luky Arliansyah, Johan Budi Sapto Pribowo, Zudan Arif Fakrulloh, dan Muhammad Ainul Yakin.

Terkait perubahan itu, PT TJ menyatakan perubahan itu diputuskan oleh para pemegang saham di luar Rapat Umum Pemegang Saham (KPPS) pada Kamis (1/8).

Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan dan Hubungan Masyarakat PT TJ Tjahyadi DPM menuturkan, pergantian itu merupakan penyegaran biasa. “Kami berharap dengan penyegaran ini bisa membawa TJ untuk lebih baik lagi,” katanya.

Tidak hanya TJ, jajaran komisaris PT MRT Jakarta juga berubah. Keputusan para Pemegang Saham di luar Rapat Umum Pemegang Saham PT MRT Jakarta pada 30 Juli 2025 mengangkat tiga nama baru. Yakni, Sudarmanto sebagai komisaris, Ahmad Yani sebagai komisaris, dan Risa Olivia sebagai direktur.

Dengan perombakan itu, kini susunan komisaris PT MRT Jakarta yakni, posisi Komisaris Utama tetap dipegang oleh Heru Budi Hartono. Heru merupakan mantan Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta tahun 2022-2024 dan Kepala Sekretariat Presiden tahun 2017-2024. Sementara jajarannya, yakni Dodik Wijanarko sebagai Komisaris Independen serta Deni Surjantoro, Sudarmanto, dan Ahmad Yani sebagai komisaris.

“Sebelum ditugaskan di PT MRT Jakarta, Sudarmanto memiliki pengalaman sebagai akademisi dan eksekutif senior selama lebih dari 25 tahun serta aktif di berbagai organisasi masyarakat sipil.

Sementara itu, Ahmad Yani merupakan birokrat Kementerian Perhubungan yang sekarang menjabat sebagai Sekretaris Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan,” terang Plt Corporate Secretary Division Head PT MRT Jakarta Ahmad Pratomo. Sebagai informasi, pemegang saham tertinggi dua perusahaan itu adalah Pemprov DKI. (rya)

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore