Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 18 Maret 2025 | 06.14 WIB

Pascabanjir, Pengungsi di Jakarta Timur Mulai Khawatir dengan Kondisi Kesehatan

Ambulans Indonesia Care melayani pengobatan gratis untuk korban banjir di Jakarta Timur. (Dok. Indonesia Care) - Image

Ambulans Indonesia Care melayani pengobatan gratis untuk korban banjir di Jakarta Timur. (Dok. Indonesia Care)

JawaPos.com - Jabodetabek masih dilanda hujan. Warga masih dihantui ancaman banjir. Apalagi awal Maret ini terjadi banjir dengan kedalaman yang tinggi di sejumlah wilayah. Mulai dari Bekasi, Bogor, hingga Jakarta.

Para korban banjir di Jabodetabek dua pekan lalu sebagian masih berada di pengungsian. Mereka mulai menghadapi ancaman risiko kesehatan. "Warga masih keluhkan diare, demam, dan gatal-gatal pasca banjir menerjang hingga 3 meter di sini," ujar Umi, ketua RT 013 RW 08, Kebon Pala Tanah Rendah Kelurahan Kampung Melayu, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur.

Keluhan senada juga disampaikan warga lainnya saat mengikuti kegiatan pengobatan gratis yang digelar relawan Indonesia CARE di Kampung Melayu, Minggu (16/3).

Menurut tim medis dari Indonesia CARE dr Teguh, terdapat 100 pasien yang ditangani dalam program pengobatan gratis. "Keluhan mereka umumnya gatal-gatal, diare, dan demam. Apalagi pasca banjir sampah dan sisa lumpur masih banyak menumpuk di selokan dan sungai memicu berkembang biakt bibit penyakit," imbuhnya.

Untuk membantu warga terdampak, Indonesia CARE didukung para dermawan dari masjid Jami Miftahul Jannah RW 7 Metland Cakung menggelar pengobatan gratis dan pembagian peralatan higienis kit kepada warga dan pengurus mushola setempat.

Direktur Jaringan Relawan Indonesia CARE Mohammad Syahri mengungkapkan, pihaknya menurunkan 15 anggota yang terdiri atas dua relawan dokter, dua relawan paramedis dan 11 relawan lainnya. "Pekan lalu kita terlibat proses evakuasi para penyintas banjir, dilanjutkan kegiatan bersih-bersih. Kali ini rangkaian kegiatannya adalah recovery kesehatan," ungkap pria yang akrab disapa Choy itu.

Secara terpisah, Direktur Eksekutif Indonesia CARE Lukman Azis mengajak masyarakat terus memberikan dukungan dan perhatian terhadap potensi bencana yang masih mungkin terjadi karena curah hujan masih terus terjadi di sejumlah wilayah.

"Setelah ini kita mungkin bisa kembali menggelar kegiatan edukasi bagi masyarakat berupa pengenalan bencana atau mitigasi, dan membantu melatih warga melakukan kesiapsiagaan jika bencana datang kembali," tutur Lukman.

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore