Sejumlah pengendara terjebak banjir di dekat Ring Road Tol JORR Cengkareng, Jakarta, Jumat (23/01/2026). (Hanung Hambara/Jawa Pos)
JawaPos.com - Merujuk prakiraan cuaca Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memperpanjang Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) dan Work From Home (WFH) hingga 1 Februari mendatang.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan hal itu saat diwawancarai oleh awak media pada Kamis (29/1). Menurut dia, keputusan memperpanjang PJJ dan WFH didasari kondisi cuaca sampai beberapa hari ke depan. BMKG memprediksi curah hujan masih tinggi.
”Dari hasil (perhitungan) BMKG, kemungkinan besar bahwa curah hujan itu masih tinggi sampai dengan tanggal 1 Februari. Maka dengan demikian, saya sudah memutuskan untuk PJJ maupun orang mau Work From Home itu sampai dengan 1 Februari,” terang dia.
Selain itu, Pemprov DKI Jakarta juga akan terus melakukan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk menurunkan curah hujan di Jakarta dan sekitarnya. Pramono menegaskan bahwa dirinya sudah memberi lampu hijau untuk pelaksanaan OMC di Jakarta.
”Saya sudah memberikan persetujuan kalau diperlukan untuk OMC. Karena kemungkinan curah hujannya masih tinggi, termasuk hari ini. Dan mohon maaf, hari ini dari tadi pagi jam 05.00 WIB sebenarnya sudah kita lakukan. Kalau enggak ini pasti curah hujannya lebih tinggi dari yang sekarang,” ujarnya.
Sebelumnya, Pemprov DKI Jakarta resmi mengambil langkah cepat menghadapi ancaman cuaca ekstrem yang melanda ibu kota. Dinas Pendidikan DKI Jakarta menerapkan kebijakan PJJ untuk seluruh satuan pendidikan di Jakarta guna menjamin keselamatan siswa.
Kebijakan itu diambil merespons peringatan dini dari BPBD DKI Jakarta terkait potensi risiko cuaca buruk yang diprediksi terjadi dalam beberapa hari ke depan. Keputusan tersebut tertuang dalam surat edaran yang dirilis oleh Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Nahdiana.
”Langkah ini diambil sebagai bentuk kehati-hatian pemerintah dalam menjaga kesehatan dan keselamatan peserta didik, mengingat potensi risiko yang dapat ditimbulkan akibat cuaca ekstrem,” ujar Nahdiana pada Jumat (23/1).
Berdasar surat edaran tersebut, PJJ di Jakarta akan berlangsung hingga 28 Januari 2026. Namun, durasi ini bersifat fleksibel dan akan terus dievaluasi mengikuti perkembangan cuaca di wilayah Jakarta. Pihak sekolah diminta untuk tetap aktif memantau jalannya belajar daring. Jika terjadi kendala teknis di lapangan, sekolah wajib menyiapkan alternatif pembelajaran.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Palermo vs Mantova di Coppa Italia: Rosanero Siap Libas Tim Tamu di Renzo Barbera
Sidang Kasus Pemuda Dipukul Pengusaha Buah di Surabaya, Saksi Sebut Tak Melihat Kejadian Jelas
Prediksi Skor Lyon vs Auxerre di Liga Prancis: Les Gones Berpeluang Menang Telak di Groupama!
Prediksi Skor Laos U-20 vs Timnas Indonesia U-20: Garuda Muda Berpeluang Pesta Gol!
Foto Terakhir Kebersamaan Anthony Xie dengan Audi Marissa Usai Digugat Cerai
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Arema FC vs Isenmulang Kalteng FC: Singo Edan Diprediksi Menang di Kanjuruhan
Prediksi Skor Toulouse vs Lille di Liga Prancis: Les Dogues Berpeluang Sikat Tuan Rumah!
Prediksi Susunan Pemain Bali United vs PSS Sleman: Dominikus Dion Harap Super Elja Main Pede
Manajemen Buka Suara Usai Ikang Fawzi Dikabarkan Menikah Lagi
