Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 1 November 2024 | 23.18 WIB

Sopir Truk Ugal-ugalan di Tangerang Ternyata Hanya kernet, Polisi Dalami Dugaan Mobil Curian

Sopir truk tronton yang menggila di Tangerang saat diamuk massa, Kamis (31/10). (Istimewa)

 
JawaPos.com - Kepolisian akhirnya membuka identitas sopir truk tronton yang ugal-ugalan di Kota Tangerang. Sebab, banyak yang menduga bahwa mobil truk yang digunakan pelaku ugal-ugalan JFN, 24, bukanlah miliknya, melainkan hasil curian.
 
 
Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Zain Dwi Nugroho menjelaskan, JFN sebetulnya hanyalah merupakan seorang kernet. Oleh karena itu, JFN tidak memiliki surat izin mengemudi (SIM). 
 
"Dia kernet dan saat ini belum ada SIM yang di temukan," ujar Zain. 
 
Meski begitu, Zain masih belum dapat memastikan apakah truk yang dikendarai JFN merupakan hasil curian atau bukan. Saat ini, Polres Metro Tangerang Kota masih melakukan pendalaman kepada pelaku. 
 
"Kita sedang dalamin," ucap Zain. 
 
Sebelumnya diberitakan, JFN, 24, mengendarai sebuah truk wing box secara ugal-ugalan di Kota Tangerang pada Kamis (31/10/2024). Kejadian bermula saat JFN melintas dari arah Cikokol menuju Cipondoh, Kota Tangerang.
 
Di tengah perjalanan, truk yang dikemudikan JFN menghantam bagian belakang mobil Suzuki Ertiga milik Laurentius yang sedang berhenti di trafix light arah kodim.
 
Bukannya berhenti dan bertanggung jawab, JFN justru panik. Dia langsung menginjak pedal gas dalam-dalam dan memacu truknya dengan ugal-ugalan guna melarikan diri ke arah Cipondoh. 
 
Aksi pengejaran pun terjadi. Warga yang melihat kecelakaan itu segera bereaksi, mengejar JFN sampai ke Jalan KH Hasyim Ashari, Tangerang. 
 
Dalam pelariannya yang semakin liar, JFN malah menabrak beberapa kendaraan lain yang ada di jalur pelariannya. 
 
Pelaku lalu melarikan diri ke arah Cipondoh dan kejar oleh warga sampai jalan KH. Hasyim Ashari dan kembali menabrak pengendara sepeda motor, lalu kabur ke arah nerogtog, Graha Raya, Banjar Wijaya dan kembali ke Jalan Hasyim Ashari. 
 
Terakhir dapat dihentikan warga yang mengejar di Bundaran Tugu Adipura Jalan Veteran. Di sana, warga yang mengepungnya berhasil menghentikan truk dan menghentikan pelarian JFN. Pelaku pun menjadi bulan-bulanan warga. 
 
Berdasarkan data sementara terdapat enam korban luka dalam insiden tersebut. Terdiri dari 4 pengendara sepeda motor, 1 pengemudi mobil dan 1 orang pejalan kaki akibat peristiwa itu.
 
Terkait kerugian material dari laporan sementara, jumlah kendaraan yang mengalami kerusakan terdapat 10 mobil dan 6 motor. (*)
Editor: Dinarsa Kurniawan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore