Polisi mempertemukan pelaku dengan korban pelemparan petasan ke sopir angkot yang sempat viral di media sosial. (Istimewa)
JawaPos.com - Kasus pelemparan petasan ke sopir angkot yang sempat viral di media sosial akhirnya menemui titik terang. Polisi mempertemukan kedua belah pihak dan sepakat menempuh jalan damai.
Insiden yang menimpa pengemudi angkutan umum B 02 rute Cikokol–Ciledug ini terjadi di Jalan Maulana Hasanudin, Cipondoh, Kota Tangerang, Selasa dini hari (24/2). Setelah video kejadian tersebut tersebar luas, pihak kepolisian langsung bergerak cepat melakukan penanganan.
Satreskrim Polres Metro Tangerang Kota langsung melakukan pendalaman informasi setelah video tersebut diunggah oleh akun Instagram @infocipondoh.id.
Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang Kota AKBP Parikhesit menjelaskan, pihaknya mengecek fakta di lapangan.
"Kami bergerak cepat menelusuri kebenaran video yang beredar. Setelah dilakukan klarifikasi terhadap korban dan para pelaku, kami memfasilitasi pertemuan guna penyelesaian secara kekeluargaan dengan tetap mengedepankan prinsip hukum dan keadilan," ujar AKBP Parikhesit, Kamis (26/2).
Identitas Pelaku dan Korban
Korban dalam aksi berbahaya ini adalah dua sopir angkot, yakni Muhamad Gazali, 51, dan Marjono, 51. Sementara itu, tiga remaja yang terlibat pelemparan petasan diketahui berinisial DA, 20, RDS, 16, dan UPY, 21.
Mediasi yang digelar di Mapolres Metro Tangerang Kota berlangsung cukup emosional dengan kehadiran para orang tua pelaku.
Kesepakatan Damai Melalui Restorative Justice
Dalam forum mediasi tersebut, para remaja ini menyadari bahwa tindakan mereka bukan sekadar iseng, melainkan membahayakan nyawa orang lain. Mereka pun menyampaikan permohonan maaf secara langsung kepada para sopir angkot tersebut.
"Para pelaku menyadari kesalahannya dan telah meminta maaf kepada korban serta masyarakat. Kedua belah pihak sepakat menyelesaikan perkara ini secara damai dengan dibuatkan surat kesepakatan bersama," lanjut Kasat Reskrim.
Beruntung, kedua korban berjiwa besar menerima permintaan maaf tersebut demi menjaga kondusifitas wilayah Tangerang.
Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol. Dr. Raden Muhammad Jauhari menegaskan, pendekatan problem solving ini diambil dengan mempertimbangkan berbagai aspek, termasuk usia para pelaku yang masih muda.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
18 Oleh-Oleh Khas Tulungagung Ini Wajib Dibeli Jika Berkunjung, dari Kuliner hingga Kerajinan Tradisional
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
