Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 31 Oktober 2024 | 05.31 WIB

Kondisi Pemuda di Jakarta Memprihatinkan, Banyak Tidak Lulus Sekolah, Perokok dan Pengangguran

 

ilustrasi Jakarta yang makin padat

 
JawaPos.com - Jakarta tengah didorong untuk menjadi kota global pasca tidak lagi menyandang sebagai Ibu Kota. Kota global berarti memiliki pengaruh besar dalam berbagai aspek internasional, mulai dari ekonomi, politik, hingga budaya. 
 
Namun, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Jakarta Andri Yansyah mengungkapkan sejumlah pekerjaan rumah dibalik ambisi ini. 
 
Andri Yansyah menyebut, saat ini 25 persen penduduk di Jakarta tidaklah tamat SMP dan SMA. Data itu menandakan masih rendahnya tingkat pendidikan di Indonesia. 
 
 
"Ya di Jakarta ternyata 25 persen penduduk Jakarta itu tidak tamat SMP dan SMA. Tidak tamat tuh berarti kan ini PR tersendiri," ujar Andri Yansyah dalam Podcast Rabu Belajar Pemprov DKI, Rabu (30/10/2024).
 
Tak hanya itu, satu dari enam pemuda di Jakarta sudah mulai merokok. Hal itu akan mempengaruhi kesehatan anak muda di Jakarta. 
 
Dan yang paling memperhatikan, kata Andri Yansyah, ialah banyaknya pemuda yang tidak memiliki pekerjaan alias menganggur. 
 
"Nah yang lebih juga mendapatkan perhatian ya di kalangan pemuda, 30 persen pemuda di Jakarta ini dalam posisi tidak mempunyai pekerjaan atau menganggur," ungkap Andri Yansyah. 
 
"Nah ini PR kita semua nih yang harus berkolaborasi dengan semua pihak," tambahnya.

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore