Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 10 Oktober 2024 | 21.57 WIB

Hasilkan 100 ton Sampah, Pasar Induk Kramat Jati Akan Olah Jadi Bahan Bakar PLTU

Direktur Utama (Dirut) Perumda Pasar Jaya Agus Himawan Widiyanto memberikan keterangan usai groundbreaking Tempat Pengelolaan Sampah Reuse, Reduce, dan Recycle (TPS 3R) di Pasar Induk Kramat Jati. - Image

Direktur Utama (Dirut) Perumda Pasar Jaya Agus Himawan Widiyanto memberikan keterangan usai groundbreaking Tempat Pengelolaan Sampah Reuse, Reduce, dan Recycle (TPS 3R) di Pasar Induk Kramat Jati.

 
JawaPos.com - Pasar-pasar di Jakarta menghasilkan sampah sebanyak 500 ton setiap harinya. Paling banyak sampah dihasilkan dari Pasar Induk Kramat Jati yang mencapai 100 ton sampah per hari.
 
Direktur Utama (Dirut) Perumda Pasar Jaya Agus Himawan Widiyanto menjelaskan, saat ini pihaknya mengelola sebanyak 153 pasar yang tersebar di seluruh wilayah Jakarta. Dimana setiap harinya pasar tersebut menghasilkan sampah sebanyak 500 ton per hari atau sekitar 6,5 persen dari sampah yang dihasilkan Jakarta sebanyak 7.700 ton.
 
Oleh karena itu, kata Agus, pihaknya ingin membangun pengolahan sampah mandiri yang lebih modern dan efisien. Tempat Pengelolaan Sampah Reuse, Reduce, dan Recycle (TPS 3R) di Pasar Induk Kramat Jati, ini dibangun di lahan seluas 3.800 meter milik Dinas Pertamanan dan Hutan Kota.
 
 
"Dan diharapkan pembangunan dapat diselesaikan pada awal bulan Juli 2025, dengan kapasitas sampah yang bisa diolah sebanyak 100 ton sampai 120 ton per hari," terangnya.
 
Agus menjelaskan, dari 100 ton sampah yang diolah akan menghasilkan briket sekitar 40-60 ton perhari. Briket yang dihasilkan nantinya akan dijual sebagai Co-firing Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) PLN.
 
Meski begitu, Agus belum bisa menyebut berapa harga jual kepada PLN tersebut. "Nanti kita inikan (bicarakan, RED), kan ini B2B (business-to-business), kita masih penjajakan kesana," ungkapnya.
 
Agus juga menyebut akan menjadikan TPS 3R) di Pasar Induk Kramat Jati sebagai pilot project. Jika berhasil, barulah akan diduplikasi di pasar lainnya.
 
 
Sebelumnya, Penjabat (Pj) Gubernur DKI Heru Budi Hartono melakukan groundbreaking Tempat Pengelolaan Sampah Reuse, Reduce, dan Recycle (TPS 3R) di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, Kamis (10/10/2024). Pembangunan dilakukan dengan menggunakan anggaran Perumda Pasar Jaya sebesar Rp 70 Miliar.
 
“Kurang lebih Rp 70 miliar untuk pembangunan TPS 3R,” ujar Heru. 
 
Heru menjelaskan, terdapat enam keuntungan dengan dibangunnya TPS3R di pasar Kramat Jati. Mulai dari efisiensi bahan bakar, mengurangi beban TPST Bantar Gebang hingga mengurangi polusi udara.
Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore