Kegiatan Fun Walk dan Tanam Pohon yang digelar pada Sabtu (18/4) di Kawasan Ekonomi Khusus Singhasari, Kabupaten Malang. (Istimewa)
JawaPos.com - Ketua Bidang Kesehatan dan Lingkungan Hidup DPP Perempuan Bangsa, Dimas Pahlawanita Damayanti menyampaikan bahwa pelestarian lingkungan menjadi tanggung jawab bersama. Kelompok perempuan juga memiliki andil yang sama dalam menciptakan aksi nyata.
Hal itu disampaikan Dimas dalam kegiatan Fun Walk dan Tanam Pohon yang digelar pada Sabtu (18/4) di Kawasan Ekonomi Khusus Singhasari, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Kegiatan ini melibatkan sekitar 2.000 peserta.
“Siapa yang bisa memulai untuk membuat dunia kita kembali baik-baik saja? Salah satunya adalah kita, perempuan-perempuan hebat dan keren ini,” kata dia.
Melalui kegiatan ini diharapkan bisa menghadirkan dampak berkelanjutan. Setiap peserta yang hadir tidak hanya mengikuti kegiatan, tetapi juga membawa pulang satu bibit pohon untuk ditanam di lingkungan masing-masing.
“Pulang dari sini, setiap peserta akan mendapatkan satu pohon dari DPP Perempuan Bangsa untuk ditanam di sekitar tempat tinggalnya,” jelasnya.
Sementara itu, Fitria Aryaani menjelaskan bahwa gerakan penanaman pohon ini merupakan bagian dari upaya mengurangi emisi karbon dioksida yang berasal dari sampah di sekitar lingkungan. Dengan begitu, ditargetkan mampu membuat lingkungan lebih asri untuk ditinggali pada masa depan.
“Gerakan ini merupakan salah satu upaya untuk mengurangi karbon dioksida dari sampah yang ada di sekitar. Ini juga menjadi ikhtiar sebagai warisan sekaligus investasi lingkungan untuk masa depan, agar anak cucu kita tetap dapat menikmati udara yang lebih bersih,” jelasnya.
Di tempat sama, Anggota Komisi XI DPR RI, M. Hasanuddin Wahid mendukung kegiatan yang diinisiasi oleh organisasi sayap Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tersebut. Ia menilai keterlibatan perempuan dalam kegiatan sosial dan lingkungan menjadi bagian penting dalam pembangunan.
“Selamat atas terselenggaranya kegiatan ini. Saya berharap perempuan dapat terus menjadi sosok penggerak perbaikan bumi ini bukan saja bagi keluarga, tetapi juga bagi negara. Kehadiran panjenengan semua menunjukkan kecintaan dan kemauan untuk menjadikan perempuan sebagai bagian penting dalam pembangunan, termasuk di Kabupaten Malang,” ujarnya.