Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 16 April 2026 | 03.16 WIB

Pemkot Surabaya Tambah 1.800 Tongbin untuk Atasi Penumpukan Sampah di TPS

Ilustrasi petugas DLH tengah membersihkan tumpukan sampah di TPS. (Humas Pemkot Surabaya) - Image

Ilustrasi petugas DLH tengah membersihkan tumpukan sampah di TPS. (Humas Pemkot Surabaya)

JawaPos.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menambah 1.800 tongbin atau bak sampah untuk mengatasi tumpukan sampah hingga meluber ke jalan di sekitar Tempat Penampungan Sementara (TPS).

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya, M Fikser, menjelaskan bahwa kondisi tongbin di banyak TPS saat ini mengalami kerusakan, sehingga berpengaruh terhadap daya tampung sampah.

"Jadi kita ada pengadaan 1.800 tongbin atau bak sampah. Tongbin-tongbin kita ini kondisinya memang banyak yang rusak, terus pecah, jadi di banyak TPS, gerobak ini antre panjang hingga sampahnya meluber," tuturnya, Rabu (15/4).

Fikser menilai kerusakan tersebut berdampak pada berkurangnya jumlah tongbin di sejumlah TPS, bahkan hingga setengah dari kapasitas awal. Hal ini menjadi salah satu faktor yang memicu penumpukan sampah di TPS.

"TPS yang dulunya ada 20 (tongbin) menjadi berkurang 10 (tongbin), dan rata-rata terjadi pengurangan tongbin di semua TPS karena mengalami kerusakan. Rencananya tongbin datang di akhir bulan ini," terang Fikser.

Fikser berharap tambahan tongbin dapat mengembalikan kapasitas TPS dan membuat pengelolaan sampah lebih tertata. Ke depan, seluruh TPS akan dilengkapi tongbin sesuai kebutuhan dan standar operasional kebersihan.

"Kita akan penuhi seluruh TPS dengan tongbin, perintah Pak Wali Kota (Eri Cahyadi) tongbin itu kalau sudah terisi (penuh) ditutup, dan kemudian TPS-nya disemprot," ucap mantan Kepala Satpol PP Kota Surabaya tersebut.

Selain penguatan sarana, DLH Surabaya juga melakukan evaluasi menyeluruh terhadap TPS, terutama yang berada di ruas jalan utama. Setidaknya ada 38 TPS di jalan protokol yang menjadi perhatian karena rentan menumpuk.

"Ada 38 Tempat Penampungan Sementara di tengah jalan (protokol), di jalan-jalan utama. Itu menjadi atensi. Artinya, cara penyelesaiannya kita menambahkan jumlah pengambilan (sampah)," bebernya.

Fikser menegaskan bahwa pengelolaan sampah di TPS diarahkan agar tetap tertib dan tidak meluber ke area jalan. Standar ini menjadi acuan dalam pengawasan di seluruh titik TPS se-Surabaya.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore