Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 19 Agustus 2024 | 23.49 WIB

Pegawai Dinas Damkar Depok Sandi Butar Butar Laporkan Dugaan Korupsi ke Kejaksaan

Pegawai Dinas Damkar Depok Sandi Butar Butar bertemu dengan kuasa hukum Deolipa di kawasan Sukmajaya. Febry Ferdian/Jawa Pos - Image

Pegawai Dinas Damkar Depok Sandi Butar Butar bertemu dengan kuasa hukum Deolipa di kawasan Sukmajaya. Febry Ferdian/Jawa Pos

JawaPos.com–Setelah video room tour di Dinas Pemadam Kebakaran viral, Pegawai pada dinas tersebut, Sandi Butar Butar membulatkan tekad untuk melaporkan dugaan kasus korupsi ke pihak berwenang. Dia menunjuk Deolipa Yumara sebagai penasihat hukumnya.

Sandi mengaku, setelah viral banyaknya alat yang rusak di Dinas Pemadam Kebakaran, tidak banyak perbaikan yang dilakukan. Selain itu, masih ada dugaan korupsi yang ingin dilaporkan pada dinas tersebut.

Karena itu, dia meminta bantuan pendampingan hukum kepada kuasa hukum Deolipa. Sandi menyebutkan, sejumlah anggaran operasional untuk penanganan laporan, semisal bahan bakar untuk chainsaw atau gergaji rantai sering kurang. Petugas di lapangan menurut dia, tidak jarang urunan untuk membeli bensin chainsaw.

”Ada beberapa hal yang kami ingin laporkan,  termasuk juga mungkin soal kesejahteraan. Kami juga tidak jarang harus mengeluarkan uang dari kantong pribadi untuk operasional yang seharusnya sudah ada anggarannya,” ungkap Sandi.

Sementara itu Deolipa Yumara menyebutkan, persoalan dinas tersebut secara tidak langsung mampu memengaruhi hasil kerja penanganan di lapangan. Karena itu, penting untuk memperbaiki masalah.

”Sandi, selaku pegawai yang bekerja di Damkar Kota Depok ini yang karena sudah melihat banyak kecurangan-kecurangan dan dugaan korupsi yang terjadi di kantornya makanya beliau akan melaporkan ke pihak yang berwajib. Hanya saja nanti data-data lengkapnya ada di beliau,” papar Deolipa Yumara.

”Kemudian beliau juga sudah melaporkan ke Ombudsman ini mengenai dugaan-dugaan kecurangan atau korupsi di Damkar Kota Depok,” jelas dia.

Pihaknya akan mengumpulkan bukti dan dalam waktu dekat bakal melaporkan temuan mereka ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Depok.

”Jadi nanti ini kita tindak lanjuti dengan langkah-langkah hukum maupun langkah-langkah politik kalau perlu ada karena banyak juga di pemerintahan Kota Depok ini yang lalai. Kita bisa bilang lalai karena gak cuma Damkar, persoalan sampah saja lalai juga sampai ada terjadi sampah yang menumpuk,” ucap Deolipa Yumara.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore