Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 15 Mei 2024 | 14.11 WIB

Pembunuh Mayat dalam Sarung Dapat Acungan Jempol dan Senyum Tukang Toko usai Membunuh

Ilustrasi borgol yang menggambarkan koruptor saat ditahan oleh aparat penegak hukum. - Image

Ilustrasi borgol yang menggambarkan koruptor saat ditahan oleh aparat penegak hukum.

JawaPos.com - Pembunuhan pemilik Warung Madura berinisial AH, 32, oleh keponakannya FA, 23, diduga karena pelaku termakan hasutan penjual soto berinisial NA. Saat itu FA pernah bercerita kepada NA kerap mendapat perlakuan tidak menyenangkan dari korban.

NA lalu menyarankan agar FA membacok korban, lalu mencari pekerjaan lain. Awalnya FA tidak mengikutinya, namun karena terus menerus dibuat kesal oleh korban, akhirnya hasutan NA dilakukan oleh FA.
 
Setelah membacok korban 4 kali hingga tewas, FA menemui NA untuk menyampaikan jika AH sudah tewas. NA pun ikut senang mendengarnya.
 
 
"Setelah korban meninggal dunia kemudian ditutup dengan kasur lantai kemudian pelaku 1 menemui pelaku 2 yang sedang berada di toko roti donat yang lokasinya seberang warung rokok (TKP) dan memberitahu bahwa sudah dikerjakan kemudian pelaku 2 merespon dengan mengacungkan jari jempol kanan sambil senyum kepada pelaku 1," kata Kasubdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Titus Yudho Ully kepada wartawan, Rabu (15/5).
 
Selanjutnya FA membawa korban ke kamar mandi, di sana dia juga membersihkan golok yang dipakai membacok. Dilanjutkan dengan  membersihkan lantai dan kasur.
 
"Perbuatan pelaku 1 tersebut diketahui oleh pelaku 2 sehingga pelaku 2 mengamati seputaran lokasi kejadian dengan maksud jika ada pembeli yang datang ke lokasi kejadian, pelaku 2 memberitahu bahwa penjaga toko sedang keluar," imbuh Titus.
 
Sebelumnya, sesok mayat pria ditemukan di kawasan Pamulang, Tangerang Selatan pada Sabtu (11/5) pagi. Mayat tersebut terbungkus sarung berwarna biru.
 
 
Kanit Resmob Polres Tangerang Selatan Ipda Andira Wigata mengatakan, memperkirakan korban tewas belum lama. Sebab, darah di tubuhnya masih segar, dan belum ada pembusukan.
 
"Pada saat ditemukan dalam posisi terbungkus rapih dan memang kalau kita lihat setelah dibuka seperti bersih darahnya, tidak terlalu banyak," kata Andira.
 
Jenazah pertana kali ditemukan oleh warga sekitar Pukul 06.30 WIB. Jenazah lalu dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur untuk menjalani visum.
Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore