Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 20 Januari 2024 | 18.52 WIB

Motif Pelaku Bunuh Mahasiswi yang Merupakan Pacarnya di Depok, Mengaku karena Cemburu

Penampakan rumah kontrakan yang menjadi lokasi pembunuhan seorang mahasiswi di Gang H Daud RT4/5 Sukmajaya, Kota Depok. - Image

Penampakan rumah kontrakan yang menjadi lokasi pembunuhan seorang mahasiswi di Gang H Daud RT4/5 Sukmajaya, Kota Depok.

JawaPos.com - Polda Metro Jaya berhasil menangkap pria berinisial A di Pekalongan, Jawa Tengah. Pria diduga mahasiswa itu diduga yang melakukan pembunuhan terhadap mahasiswi bernama Kayla Rizki Andini, 21, yang jenazahnya ditemukan di sebuah kontrakan di Depok, Jawa Barat. Kayla diketahui merupakan pacar dari pelaku.

"Penyidik Subdit Jatanras Direktorat Reskrimum Polda Metro Jaya telah menangkap saudara A beberapa waktu yang lalu di Pekalongan karena diduga melakukan pembunuhan yang terjadi di Depok," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi kepada wartawan, Sabtu (20/1).

Pelaku telah dibawa ke Polda Metro Jaya untuk menjalani pemeriksaan. "Nanti kami update lagi, yang jelas benar telah ditangkap saudara A yang diduga melakukan tindak pidana pembunuhan," jelas Ade.

Diketahui, jenazah Kayla Rizki Andini ditemukan di kontrakan pada Kamis (18/1) sore. Korban ditemukan pertama kali oleh ibu pelaku. Ternyata, ibu pelaku menemukan korban atas pesan yang dikirim oleh anaknya langsung. Dilansir dari Radar Depok (Jawa Pos Group), pesan itu dikirim pelaku ke ibunya lewat WhatsApp (WA). Isinya adalah pelaku telah melakukan pembunuhan.

Hal ini kemudian yang membuat ibu pelaku langsung mendatangi kontrakan tempat korban dibunuh. Dan dia yang menemukan korban pertama kali.

Dari video yang beredar di media sosial, pelaku saat dimintai keterangan kepolisian mengaku melihat sang kekasih (korban) bersama seorang pria di salah satu kampus di Kota Depok. Sehingga ada rasa kesal yang disimpan pelaku, selanjutnya korban dan pelaku pergi ke rumah kontrakan yang menjadi lokasi kejadian di Gang Haji Daud, RT4/5 Kelurahan Sukmajaya, Kecamatan Sukmajaya.

Di rumah kontrakan itu keduanya cekcok hingga terjadi tindak kekerasan. Pelaku mencekik korban hingga tewas. Pelaku mengatakan kepada pihak kepolisian hanya menggunakan tangan saat membunuh korban.

“Pakai tangan Pak. Dia melawan saat dicekik,” jelas pelaku dalam video yang beredar dilansir dari Radar Depok (Jawa Pos Group).

Saat mengetahui kekasihnya telah meninggal dunia, pelaku memberikan pesan kepada ibunya bernama Vina bahwa telah membunuh seseorang di rumah kontrakannya. Ia pun berpamitan kepada sang ibu akan pergi jauh. Rumah kontrakan tersebut diketahui adalah rumah kontrakan pelaku bersama sang ibu. Sedangkan ayah pelaku telah meninggal dunia.

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore