
Photo
JawaPos.com - Viral video hujan cuma guyur satu mobil di sebuah parkiran di Bekasi ternyata ada penjelasan logisnya. Akan tetapi, hujan di satu titik area sempit yang mengguyur satu mobil saja di Bekasi itu memang sangat kecil kemungkinan terjadi.
Butiran air yang jatuh sementara cukup besar. Demikian disampaikan Kepala Bidang Prediksi dan Peringatan Dini Cuaca Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Miming Saepudin. “Secara logika dan teori sangat kecil kemungkinan terjadi,” kata Miming dalam keterangannya, Rabu (3/11).
Menilik pada jatuhnya air hujan dalam video viral itu, diperkirakan diameter awan komulonimbus, Miming menyebut diamaternya cukup besar. “Diamater awan kumulonimbus yang menghasilkan hujan seperti pada video umumnya memiliki diameter beberapa puluh hingga ratusan kilometer,” jelasnya.
Namun pada umumnya, hujan bisa terjadi ketika awan sudah cukup matang. Jika proses kondensasi awan cukup kuat, maka hujan yang dihasilkan masuk intensitas sedang dan lebat. Sementara diameter air yang dihasilkan cukup besar pada area yang luas.
Ketika terjadi hujan yang sifatnya sangat lokal, dapat dipastikan ada angin dan tutupan awan yang tidak merata. “Awan kumulus penyebab hujan lokal sulit terbentuk di kondisi setelah hujan seperti kejadian yang viral saat ini,” terang Miming.
Diketahui, video hujan cuma huyur 1 mobil di Bekasi terjadi pada Minggu (31/10) kemarin. Video itu direkam anggota DPRD Kabupaten Bekasi Uryan Riana. Saat itu, Uryan Riana tengah menghadiri pelantikan Satgas Pemenangan DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Bekasi di sebuah hotel.
Saat acara masih berlangsung, Uryan menuju mobilnya di parkiran. “Tetapi pada saat mau ke mobil ada fenomena aneh dan luar biasa karena ada satu mobil hitam Kijang Innova diguyur air hujan,” kata Uryan, Senin (1/11).
Uryan mengira bahwa hujan itu berasal dari orang yang menyemprotkan air. Akan tetapi, setelah melihat sekeliling, Uryan sama sekali tak menemukan satu pun orang di area parkiran tersebut. Karena itu, ia pun langsung merekam fenomena itu menggunakan kamera telepon selularnya.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
