Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 15 Februari 2021 | 03.48 WIB

Uji Nyali di Bekas Pabrik Bekasi: Tidur di Halaman, Bangun di Ruangan

LEMBAP DAN GELAP: Ruang packing pabrik kancing di Bekasi yang tak terawat karena kosong bertahun-tahun. (Andrean for Jawa Pos) - Image

LEMBAP DAN GELAP: Ruang packing pabrik kancing di Bekasi yang tak terawat karena kosong bertahun-tahun. (Andrean for Jawa Pos)

Andrean dan Dicko penyuka hal-hal yang berbau gaib. Saat mendengar kabar adanya bangunan bekas pabrik kancing di Bekasi yang angker, keduanya penasaran. Menjelang tengah malam, mereka mendatangi gedung yang sudah bertahun-tahun kosong itu.

---

KAMIS malam, 15 Oktober tahun lalu, keduanya berangkat ke bangunan yang beralamat di Jalan Haji Agus Salim, RT 005, RW 008, Bekasi Jaya, Bekasi Timur, Bekasi, Jawa Barat, tersebut. Mereka berboncengan menggunakan sepeda motor. Ketika jam di telepon genggam menunjukkan angka 23.59, mereka memulai petualangan yang menguji nyali. Andrean mengungkapkan, saat kali pertama melewati gerbang bangunan tersebut, udara yang tadinya dingin seketika panas.

”Hawa terasa pengap. Tapi, kami tetap lanjut,” ujarnya. Berbekal penerangan senter ponsel, perjalanan keduanya dimulai dari ruang istirahat karyawan yang terletak tidak jauh dari pintu gerbang.

Namun, baru beberapa langkah memasuki ruangan itu, mereka langsung disambut suara aneh. ”Seperti ada barang yang terjatuh,” ungkapnya. Ternyata gangguan itu hanya pembuka. Yang berikutnya lebih parah. Setelah melewati ruang istirahat karyawan, Andrean dan Dicko mendengar suara perempuan yang menangis.

Penasaran dengan suara itu, Andrean dan Dicko langsung bergegas mendatangi sumber suara. Sepertinya, rintihan itu berasal dari kamar mandi. Namun, saat hendak memasuki ruangan tersebut, tiba-tiba senter ponselnya mati. ”Waduh, kenapa nih senter. Kok tiba-tiba mati?” gumam Andrean. Mereka sempat sedikit panik.

Tak lama kemudian, senter ponsel kembali menyala. Namun, berbarengan dengan itu, Andrean dan Dicko langsung lari terbirit-birit. Betapa tidak, saat senter ponselnya menyala, mereka langsung berhadapan dengan sosok kuntilanak.

”Wajahnya seram sekali,” kenang Andrean. Dia tak bisa mendeskripsikan secara detail. Yang jelas, penampakan itu langsung membuatnya kaget dan gemetaran.

Meski diperlihatkan sosok kuntilanak, Andrean dan Dicko belum menyudahi ”tamasya” mereka tersebut. Mereka kemudian berjalan menuju ruang packing. Di ruangan itu, terdengar suara minta tolong.

”Saat sumber suara didatangi, kami lihat ada sosok berbaju putih yang terbang di atas ruangan. Karena penerangan di ponsel kurang bagus, wajahnya tidak terlihat. Namun, sepertinya itu kuntilanak,” jelas Andrean.

Andrean dan Dicko baru menyudahi uji nyali sekitar pukul 03.00. Mereka bergegas menuju motor yang diparkir di dekat gerbang. Namun, ternyata mereka tidak bisa pulang dengan mudah. Saat hendak menyalakan motor, tiba-tiba mesin mati.

”Motor sama sekali tidak bisa diapa-apain. Selain itu, motor terasa sangat berat untuk didorong,” ucap Andrean.

Karena sulit membawa motor tersebut keluar dari area gedung, Andrean dan Dicko akhirnya kelelahan dan tertidur. Anehnya, saat bangun tidur, keduanya tiba-tiba sudah berada di ruang istirahat karyawan.

”Setelah bangun, kami langsung bergegas meninggalkan area gedung tersebut,” ujar Andrean.

Baca Juga: Bank Salah Transfer, Uang Dibelanjakan, Tak Bisa Kembalikan, Disidang

Andrean mengakui bahwa uji nyali bersama Dicko malam itu memang berisiko. Namun, keduanya sangat penasaran untuk merasakan langsung keangkeran gedung tua tersebut.

”Gedung ini diresmikan pada zaman Presiden Soeharto. Dulu pemilik pabrik kancing ini terlilit utang. Karena stres tidak sanggup membayar utang, akhirnya dia bunuh diri,” ungkap Andrean. 

Saksikan video menarik berikut ini:

https://www.youtube.com/watch?v=rvX3tpsL3Hc

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore