Kantor KPAI
JawaPos.com - Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) angkat suara terkait jatuhnya siswa kelas IX SMP Negeri 132 Cengkareng, Jakarta Barat dari lantai empat sekolahnya. KPAI membantah siswa tersebut jatuh disebabkan bunuh diri atau didorong temannya.
"Kalau kemarin kita sempat mendapat info katanya bunuh diri, terus ada juga yang menyebut didorong temannya, hari ini kita mendapat penjelasan tidak ada peristiwa seperti disebutkan itu. Untuk itu terimakasih kepada Pak Kapolsek," kata Ketua KPAI Ai Maryati Solihah kepada wartawan di sekolah korban, dikutip dari Antara, Selasa (10/10).
Maryati mengatakan untuk penjabaran lebih jauh mengenai kasus tersebut akan disampaikan langsung oleh pihak Kepolisian, namun pihaknya menegaskan bahwa intinya kasus tersebut bukanlah bunuh diri atau akibat main dorong-dorongan.
"Apa yang terjadi sesungguhnya, nanti ada rilis resmi dari kepolisian, tetapi garis besarnya KPAI sangat menghormati hasil dengan cepat sesuai Undang-Undang karena tidak boleh berlama-lama untuk kasus-kasus anak," ucap dia.
Kasus ini, lanjut Maryati, faktanya berbeda dengan apa yang diinformasikan pada awal peristiwa tersebut terjadi. Kejadian tersebut bukanlah bunuh diri atau didorong, apalagi akibat dipicu perundungan dan sebagainya.
Baca Juga: Rumah Firli Dikabarkan Digeledah, Polda Metro Jaya: Belum Ada Info Soal Penggeledahan Rumah Pimpinan KPK
Maryati melanjutkan, Pemprov DKI Jakarta beserta Dinas Pendidikan telah melakukan koordinasi terkait akses pelajar bersangkutan ke dalam ruangan yang kurang aman bagi pelajar tersebut.
"Yang kedua tentu mulai dari Pemprov DKI Jakarta, Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Sudin Pendidikan Jakarta Barat sudah melakukan langkah-langkah koordinasi karena informasi ada anak bisa sampai mengakses ruangan atau tempat yang kurang aman pada anak ini, yang langsung direspons," imbuh Maryati.
Pihaknya mengapresiasi langkah yang diambil Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI dalam penanganan kasus ini dan mengharapkan agar bisa memberi perhatian khusus peristiwa seperti itu tidak terulang.
"Saya kira Pj Gubernur (DKI) juga sudah melakukan koordinasi. Kami sangat mengapresiasi, tetapi selanjutnya ini yang kami harapkan ada perhatian khusus karena kita tidak mau ini berulang," kata Maryati.
Sebelumnya, Polisi menyelidiki tewasnya seorang pelajar kelas IX SMP Negeri 132, Cengkareng, Jakarta Barat berinisial D yang terjatuh dari lantai empat sekolah, Senin.
Kapolsek Cengkareng, Kompol Hasoloan Situmorang menyebut sedang memeriksa tiga orang terkait peristiwa tersebut.
"Kita periksa tiga orang. Dua orang pelajar sekelasnya dan satu orang guru," kata Hasoloan saat dihubungi di Jakarta pada Senin.
Meskipun demikian, Hasoloan tidak menutup kemungkinan akan diperiksanya saksi-saksi yang lain.
"Tidak menutup kemungkinan ya ada penambahan saksi-saksi lainnya. Ini kita masih dalami," ucap dia.
Mengenai indikasi bunuh diri, Hasoloan belum dapat memastikan lantaran pihaknya masih menyelidiki motif jatuhnya seorang pelajar dari lantai empat tersebut.
"Masih kita dalami ya, kemungkinan bunuh diri atau yang lain. Kita masih mengambil beberapa keterangan," ungkap Hasoloan.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
Hasil Play-off Liga 2: Adhyaksa FC Bungkam Persipura Jayapura 0-1 di Babak Pertama!
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
