Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 5 Juli 2023 | 00.59 WIB

Alasan Rumput JIS Dianggap Tak Sesuai FIFA dan Harus Diganti

Foto udara umat Islam melaksanakan Shalat Idul Fitri 1443 H di kawasan Jakarta International Stadium (JIS), Jakarta, Senin 2 Mei 2022. Pemprov DKI Jakarta menggelar salat Idul Fitri 1443 H di kawasan Stadion JIS yang dihadirkan ribuan warga Jakarta dan se - Image

Foto udara umat Islam melaksanakan Shalat Idul Fitri 1443 H di kawasan Jakarta International Stadium (JIS), Jakarta, Senin 2 Mei 2022. Pemprov DKI Jakarta menggelar salat Idul Fitri 1443 H di kawasan Stadion JIS yang dihadirkan ribuan warga Jakarta dan se

JawaPos.com - Ahli agronomi Qamal Mustaqim membeberkan alasan rumput Jakarta Internasional Stadium (JIS) tak sesuai standar FIFA. Masalahnya, ia mengatakan bahwa rumput berjenis japonika tersebut hanya ditanam di karpet sintetis.

"Ini masalahnya. Medianya dangkal, jadi akar tidak tembus ke bawah," ujarnya usai melakukan peninjauan JIS bersama Menteri PUPR Basuki Hadjimuljo, Ketua Umum PSSI Erick Thohir, dan Penjabat Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono, Selasa (4/7).
 
Selain itu, masalah lainnya adalah paparan sinar matahari yang tak maksimal terhadap rumput tersebut. Padahal Chairman Karya Rama Prima (KaerPe) itu menjelaskan bahwa rumput merupakan makhluk hidup yang membutuhkan sinar matahari dan air.
 
 
"Air tidak terpenuhi karena akarnya dangkal, matahari gak cukup," paparnya.
 
"Ini rumput butuh matahari penuh 8 jam sehari, sedangkan yang sebelah selatan hanya setengahnya saja dari jam 09.00 sampai 14.00. Ini yang masalah," imbuh Qamal.
 
Oleh karena itu, ia menyarankan agar rumput ini diganti dengan cara memindahkan lapangan yang sudah jadi seperti lapangan golf. Hal itu juga yang dilakukan saat Asian Games 2018.
 
"Itu solusi paling dekat karena untuk tiga bulan. Kalau jangka panjang ganti rumput," pungkas Qamal.
 
 
Sebelumnya, Menteri PUPR Basuki Hadi Muljono menyatakan bahwa rumput Jakarta Internasional Stadium (JIS) tak memenuhi standar FIFA untuk pegelaran Piala Dunia U-17 pada November mendatang. Hal itu ia sampaikan saat meninjau JIS bersama Ketua Umum PSSI Erick Thohir dan Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono.
 
"Kondisi rumput sekarang menurut evaluasi ahlinya, yang juga mengevaluasi 22 stadion termasuk yang memasang rumput GBK untuk Asian Games, jelas tidak masuk dalam standar FIFA kalau dengan kondisi sekarang," ujarnya kepada wartawan usai meninjau JIS, Selasa (4/7).
 
Oleh karena itu, Basuki mengatakan akan mengganti rumput tersebut sebagai solusi sementara. Dengan begitu, rumput yang digunakan di JIS akan dapat sesuai standar FIFA.
 
 
"Kita akan ganti semua rumput tersebut, sesuai dengan ahlinya beliau. Pak Kamal sebagai ahli agronomi untuk rumput di stadion. Menurut beliau, harus diganti kalau mau 3 bulan bisa dipakai. Itu jangka pendek saja," jelasnya.
 
Secara jangka panjang, ia mengatakan bahwa rumput yang digunakan JIS saat ini akan diganti secara menyeluruh.
 
"Jadi itu salah satu rumput yang sekarang tidak dapat memenuhi kriteria FIFA sesuai dengn pengalaman beliau," pungkas Basuki.
Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore