
Ilustrasi orang menikmati makan sahur dengan memperhatikan waktu imsak dan subuh. (Freepik)
JawaPos.com - Menjelang bulan Ramadhan, momen makan sahur selalu menjadi topik yang hangat diperbincangkan.
Salah satu pertanyaan yang kerap muncul hampir setiap tahun adalah apakah masih boleh menyelesaikan makan sahur saat imsak?
Apalagi di kalender imsakiyah, waktu imsak biasanya tercantum 5 - 10 menit sebelum azan Subuh, dan banyak orang yang mengakhiri makan sahur di waktu tersebut.
Bagi sebagian orang, waktu ini terasa membingungkan dan menimbulkan kekhawatiran akan sah atau tidaknya puasa. Padahal, jika dipahami dengan baik, jawabannya cukup jelas dan menenangkan. berikut penjelasannya:
Secara bahasa, imsak berarti “menahan diri”. Dalam praktiknya, imsak bukanlah penanda dimulainya puasa, melainkan pengingat agar kita bersiap-siap mengakhiri sahur.
Dalam syariat Islam, batas akhir makan dan minum adalah ketika fajar atau waktu Subuh benar-benar masuk.
Artinya, selama belum masuk waktu Subuh, seseorang masih diperbolehkan untuk makan dan minum, termasuk di waktu imsak.
Perkara imsak juga ditegaskan oleh banyak ulama dan lembaga keagamaan Islam di Indonesia.
Majelis Ulama Indonesia (MUI), misalnya, menjelaskan bahwa imsak hanyalah bentuk kehati-hatian agar umat Islam tidak kebablasan hingga masuk waktu Subuh. Puasa tidak dimulai saat imsak, melainkan saat fajar terbit.
Allah SWT berfirman dalam Surah Al-Baqarah ayat 187:
وَكُلُوا وَٱشْرَبُوا حَتَّىٰ يَتَبَيَّنَ لَكُمُ ٱلْخَيْطُ ٱلْأَبْيَضُ مِنَ ٱلْخَيْطِ ٱلْأَسْوَدِ مِنَ ٱلْفَجْرِ
“Dan makan serta minumlah hingga terang bagimu benang putih dari benang hitam, yaitu fajar… ”
Ayat ini menjelaskan bahwa batas makan sahur adalah saat terbitnya fajar (Subuh), bukan waktu imsak yang biasanya ditetapkan berdasarkan kalender atau kebiasaan.
Rasulullah SAW juga pernah bersabda tentang sahur saat bersama para sahabat. Diriwayatkan dari Zaid bin Tsabit bahwa beliau berkata:
“Kami pernah makan sahur bersama Rasulullah SAW, lalu beliau menunaikan salat. Jarak antara sahur dan azan Subuh kira-kira sepanjang bacaan 50 ayat Al-Qur’an. (HR. Bukhari dan Muslim)
Hadis ini menunjukkan bahwa sahur Rasulullah SAW berlanjut hingga menjelang waktu Subuh, dan Rasulullah memberi jeda antara akhir makan dengan waktu subuh setara bacaan 50 ayat Alquran.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
