Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 11 Oktober 2026 | 18.06 WIB

Investigasi Flydubai Ungkap Dugaan Rencana Pilot Tabrakkan Pesawat ke Bandara Israel

Hamam al-Hammami telah diidentifikasi sebagai pilot yang diduga menyerang pilot lain di atas penerbangan Flydubai yang menuju Tel Aviv pada hari Rabu pekan lalu. (CNN) - Image

Hamam al-Hammami telah diidentifikasi sebagai pilot yang diduga menyerang pilot lain di atas penerbangan Flydubai yang menuju Tel Aviv pada hari Rabu pekan lalu. (CNN)

JawaPos.com - Investigasi awal otoritas Uni Emirat Arab (UEA) mengungkap dugaan bahwa kopilot Flydubai, Hamam al-Hammami, merencanakan serangan bunuh diri dengan menabrakkan pesawat ke terminal Bandara Ben Gurion, dekat Tel Aviv, Israel. 

Pria berusia 29 tahun itu diduga terinspirasi serangan 11 September 2001 di Amerika Serikat (AS) dan bahkan sempat melakukan dua penerbangan ke bandara tersebut untuk mempelajari rute sebelum menjalankan aksinya.

Temuan itu disampaikan Jaksa Agung UEA Hamad Saif Al Shamsi dalam pernyataan yang dipublikasikan media pemerintah pada Jumat. Penyelidikan tersebut menempatkan dugaan rencana serangan sebagai fokus utama pengusutan upaya pembajakan penerbangan Flydubai pada 30 September 2026.

Menurut hasil penyelidikan sementara, Al-Hammami diduga ingin merebut kendali pesawat dan menggunakannya sebagai senjata untuk menyerang terminal penumpang di Bandara Ben Gurion. 
Targetnya disebut untuk menimbulkan korban jiwa sebanyak mungkin.

“Gagasan untuk melakukan operasi serupa menggunakan pesawat semakin tertanam kuat dalam pikirannya, yang menurut pengakuannya, berkaitan dengan keputusannya untuk menekuni karier di dunia penerbangan,” demikian pernyataan Al Shamsi yang dikutip media pemerintah UEA.

Serangan 11 September 2001 menewaskan hampir 3.000 orang setelah empat pesawat komersial dibajak dan digunakan untuk menyerang sejumlah lokasi di AS. Peristiwa itu menjadi salah satu serangan teror paling mematikan dalam sejarah modern.

Dua Kali Terbang ke Bandara Ben Gurion untuk Pelajari Target

Salah satu temuan penting dalam investigasi adalah dugaan bahwa penerbangan pada 30 September bukan kunjungan pertama Al-Hammami ke Bandara Ben Gurion.

Penyidik menemukan bahwa kopilot tersebut sebelumnya mengikuti dua penerbangan menuju bandara utama Israel itu. Kedua penerbangan tersebut diduga dilakukan untuk mengenali rute dan kondisi bandara sebagai bagian dari persiapan serangan.

Temuan ini memperkuat dugaan bahwa insiden Flydubai bukan sekadar upaya pembajakan spontan, melainkan bagian dari rencana yang dipersiapkan sebelumnya.

Editor: Bintang Pradewo
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore