Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 11 Oktober 2026 | 16.32 WIB

12 Orang Tewas dalam Serangan Bandara Riyadh, Negara-Negara Arab Ramai-Ramai Kecam Houthi

Para pendukung milisi Houthi mengacungkan senjata saat berunjuk rasa di Sanaa, Yaman, pada 9 Oktober 2026. (AFP)

 
JawaPos.com - Kecaman internasional terhadap serangan Houthi di bandara-bandara Arab Saudi meluas setelah serangan di Bandara Internasional King Khalid, Riyadh, pada Sabtu (10/10) menewaskan 12 orang dan melukai 309 lainnya. Sejumlah negara dan organisasi internasional mendesak tindakan tegas untuk melindungi warga sipil serta mencegah eskalasi konflik di kawasan.

Dilansir dari Arab News, Minggu (11/10), kecaman yang disampaikan melalui Saudi Press Agency (SPA) muncul di tengah berlanjutnya serangan kelompok Houthi di Yaman yang didukung Iran terhadap infrastruktur penerbangan sipil Arab Saudi.

Otoritas Umum Penerbangan Sipil Arab Saudi (GACA) menyatakan korban tewas terdiri atas empat warga Arab Saudi serta warga negara Bangladesh, Palestina, Amerika Serikat (AS), Mesir, Yordania, Suriah, dan Sudan. Sebanyak 309 orang lainnya terluka, termasuk sejumlah korban dalam kondisi kritis.

Beberapa jam setelah serangan di Riyadh pada Sabtu, juru bicara Koalisi Pendukung Pemerintahan Sah di Yaman, Mayor Jenderal Turki Al-Maliki, mengumumkan bahwa sebuah proyektil jatuh di dekat Bandara Internasional King Fahd di Dammam. Dia tidak memberikan perincian lebih lanjut mengenai insiden tersebut.

Perkembangan itu menambah kekhawatiran terhadap keamanan jaringan penerbangan sipil Arab Saudi, seiring konflik yang pecah setelah perang Iran pada 28 Februari meluas ke sejumlah wilayah di kawasan.

Bahrain dan Qatar kecam serangan

Bahrain mengecam keras serangan terbaru di Bandara Riyadh. Manama menyebut insiden tersebut sebagai eskalasi berbahaya, terlebih setelah fasilitas yang sama diserang dua hari sebelumnya.

Dalam pernyataan yang disiarkan SPA, Kementerian Luar Negeri Bahrain menyebut serangan tersebut melanggar hukum internasional, hukum humaniter internasional, dan Piagam PBB. Bahrain memperingatkan bahwa serangan itu mengancam stabilitas kawasan, keamanan penerbangan sipil, serta keselamatan penumpang dan awak pesawat.

Bahrain juga menyoroti dugaan pelanggaran terhadap Konvensi Chicago tentang Penerbangan Sipil Internasional dan sejumlah resolusi Organisasi Penerbangan Sipil Internasional (ICAO).

Negara tersebut mendesak Dewan Keamanan PBB, ICAO, dan komunitas internasional mengambil langkah tegas untuk menghentikan serangan serta meminta pertanggungjawaban pihak yang terlibat dan para pendukungnya. Bahrain juga meminta penerapan penuh resolusi Dewan Keamanan PBB yang relevan, terutama Resolusi 2216 dan 2817.

Qatar turut mengecam serangan terhadap Bandara Internasional King Khalid. Doha menyebut tindakan tersebut sebagai pelanggaran serius terhadap kedaulatan Arab Saudi sekaligus ancaman langsung bagi keamanan kawasan, warga sipil, dan keselamatan penerbangan.

Kementerian Luar Negeri Qatar menegaskan solidaritas penuh dengan Riyadh dan mendukung langkah-langkah untuk melindungi kedaulatan, keamanan, serta keutuhan wilayah Arab Saudi. Qatar juga menyatakan keamanan Arab Saudi merupakan bagian penting dari keamanan Qatar dan negara-negara anggota Dewan Kerja Sama Teluk (GCC).

Yordania hingga Mesir menyampaikan solidaritas

Yordania mengecam serangan tersebut sebagai pelanggaran terang-terangan terhadap kedaulatan Arab Saudi dan eskalasi berbahaya yang mengancam keamanan serta stabilitas kerajaan itu.

Kementerian Luar Negeri Yordania menegaskan penolakan terhadap serangan yang menyasar warga sipil, objek sipil, dan fasilitas ekonomi di Arab Saudi. Amman menyatakan solidaritas penuh dengan Riyadh serta mendukung langkah untuk melindungi keamanan dan aset nasionalnya.

Kementerian Luar Negeri dan Ekspatriat Palestina juga mengecam serangan tersebut. Pemerintah Palestina menyatakan solidaritas dengan Arab Saudi sekaligus menyampaikan belasungkawa atas jatuhnya korban jiwa.

Siprus turut mengecam serangan terhadap Bandara Internasional King Khalid di Riyadh dan Bandara Internasional Abha. Negara itu menyebut serangan tersebut menyasar warga sipil dan infrastruktur penting serta menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban.

Editor: Dhimas Ginanjar
Sumber: Arab News
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore