Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 7 Oktober 2026 | 18.36 WIB

Tiongkok Bantah Kirim "Mata-mata" ke AS untuk Pantau Anak Pemimpin Taiwan

Bendera Tiongkok. (Business Insider) - Image

Bendera Tiongkok. (Business Insider)

JawaPos.com - Kementerian Luar Negeri Tiongkok membantah soal adanya "mata-mata" yang dikirim untuk mendekati anak dari pemimpin Taiwan, Lai Ching-te, seperti disebutkan agen investigasi federal Amerika Serikat, FBI.

"China menentang upaya memfitnah China dengan menjajakan apa yang disebut sebagai narasi 'mata-mata China'," kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Guo Jiakun dalam keterangan tertulis di laman Kementerian Luar Negeri China, dilansir dari Antara, pada Rabu (7/10)..

FBI, Minggu (4/10), menangkap seorang perempuan yang bekerja sebagai agen properti asal California saat ia bersiap terbang ke China dengan tuduhan ia diam-diam bekerja untuk Tiongkok guna memantau keluarga presiden Taiwan yang berada di AS.

FBI dan jaksa federal menduga perempuan bernama Wanying Zhang itu memantau rumah putra pemimpin Taiwan, Ting-Yu Lai, mengirimkan foto, video, dan informasi pelat nomor kendaraan milik sang putra kepada seorang pejabat pemerintah China.

Zhang, warga negara AS melalui proses naturalisasi berusia 34 tahun itu, berasal dari Irvine dan diamankan di Bandara Internasional Los Angeles dan didakwa bekerja untuk China sebagai agen yang tidak terdaftar.

"Saya tidak paham dengan apa yang Anda sebutkan," tambah Guo Jiakun dalam keterangan untuk menjawab pertanyaan wartawan mengenai penangkapan tersebut.

Dalam penyertaan tertulis yang menyertai laporan pengaduan pidana FBI, Zhang disebutkan mendapat arahan pejabat China sehingga ia dan seorang lainnya terbang ke Seattle pada 1 September 2025 untuk mengintai dari luar rumah target. Kamera keamanan rumah di dekat kediaman target merekam keduanya saat sedang merekam target dan keluarganya dari dalam kendaraan.

Zhang kemudian diduga mengirimkan informasi terkait pengintaian itu kepada seorang pejabat China, termasuk foto, video, dan informasi pelat nomor kendaraan milik target.

Zhang yang juga dikenal dengan nama Heather ini sudah hadir di pengadilan federal di Los Angeles tapi belum resmi didakwa karena menunggu sidang untuk menetukan jaminan atau apakah ia akan ditahan pada Rabu (7/10) sore.

Editor: Kuswandi
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore