Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 29 September 2026 | 22.40 WIB

Gizi dan Ketahanan Pangan Jadi Bahasan di Kongres Nutrisi Dunia di Rusia

Ilustrasi padi sebagai salah satu sumber ketahanan pangan penduduk dunia. (Pexels) - Image

Ilustrasi padi sebagai salah satu sumber ketahanan pangan penduduk dunia. (Pexels)

JawaPos.com - Ketahanan pangan tidak hanya berkaitan dengan ketersediaan makanan, tetapi juga kemampuan masyarakat mengakses pangan yang sehat dan bergizi.

Data Food and Agriculture Organization (FAO) 2025 mencatat biaya pola makan sehat di Indonesia mencapai USD 4,75 berdasarkan paritas daya beli (PPP) per orang per hari.

Kondisi tersebut membuat sebagian besar masyarakat masih menghadapi kendala dalam mengakses pola makan yang sehat dan beragam.

Di sisi lain, data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan prevalensi penduduk Indonesia yang mengalami kerawanan pangan sedang atau berat mencapai 4 persen pada 2025.

Angka tersebut mencakup penduduk yang pernah atau sedang mengalami kerawanan pangan setidaknya sekali dalam 12 bulan terakhir berdasarkan Food Insecurity Experience Scale (FIES).

Persoalan gizi dan ketahanan pangan tersebut menjadi salah satu isu yang dibahas dalam 29th World Congress on Clinical Nutrition (WCCN) di Makhachkala, Dagestan, Rusia, pada 1–3 Oktober 2026 mendatang. Ketua Umum Perhimpunan Pakar Gizi dan Pangan (PERGIZI PANGAN) Indonesia Prof. Ahmad Sulaeman dijadwalkan menghadiri kongres tersebut.

Kongres mengangkat tema mengenai gizi dan teknologi biomekatronik baru untuk meningkatkan kualitas hidup. Pembahasannya mencakup gizi klinis dan fungsional untuk penyakit tidak menular, hingga pengendalian neurometabolik melalui biomekatronik adaptif dan neuroteknologi.

Pada bidang gizi klinis, sejumlah topik yang dibahas meliputi pola makan untuk mencegah dan menangani penyakit tidak menular, nutrigenomik, gizi personal, mikrobiota usus, penanda biologis status gizi, serta intervensi diet.

Pangan fungsional dan nutrasetikal juga masuk dalam agenda. Selain itu, kongres membahas pola konsumsi masyarakat, kebijakan publik, pelabelan pangan, perpajakan, program pemerintah, hingga rekomendasi keamanan pangan.

Editor: Dinarsa Kurniawan
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore