Benjamin Netanyahu (The Guardian)
JawaPos.com - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu harus menerima kenyataan sangat pahit bahwa dia kini menjadi pemimpin yang terisolasi dari bagian terbesar dunia.
Pidatonya di depan Majelis Umum PBB pada 24 September mendapat penolakan dari banyak pihak, yang dipuncaki oleh aksi walk out oleh sejumlah besar delegasi, termasuk Indonesia.
Lebih mengenaskan lagi adalah dia kini menghadapi fakta bahkan negara-negara Barat, termasuk Amerika Serikat, sudah enggan bersepakat dengannya.
Biasanya dalam acara tahunan PBB di New York, acara Netanyahu di AS selalu satu rangkaian dengan pertemuan politik dan bilateral dengan para pemimpin dunia, khususnya AS.
Tetapi tahun ini dia menghadapi kenyataan yang memalukan, bukan saja bagi dirinya, tapi juga bagi Israel, yakni tidak bisa bertemu dengan Presiden AS Donald Trump.
"Netanyahu memang bisa bertemu dengan pemimpin Argentina dan Yunani, tapi dia tak bisa bertemu dengan seorang pun politisi atau pejabat pemerintah AS. Artinya, bukan hanya Eropa yang menjauhi dia, tapi juga Amerika," kata mantan direktur jenderal Kementerian Luar Negeri Israel, Alon Liel, seperti disiarkan harian Turki, Daily Sabah, dilansir dari Antara, Minggu (27/9).
Timpalan Liel yang mantan duta besar Israel untuk AS, Michael Oren, menyatakan dari sepengetahunnya tak pernah ada perdana menteri Israel yang mengadakan lawatan ke AS tanpa dibarengi pertemuan dengan Presiden AS.
Netanyahu bahkan hanya delapan jam berada di New York. Dia memang disebut-sebut memiliki agenda bertemu dengan para pemimpin Argentina, Bolivia, Paraguay, Ethiopia, Kolombia, Yunani, Slovenia dan Papua New Guinea.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Belgia vs Prancis di Liga Nations UEFA: Les Bleus Unggul Tipis dari Tuan Rumah
Prediksi Susunan Pemain Prancis vs Belgia: Tanpa Mbappe, Zidane Hadapi Ujian Berat
Prediksi Skor Moldova vs Kepulauan Faroe: Landsliðið Unggul Tipis dari Tuan Rumah
Gelar Pertemuan, BEM UI, SEMA UGM, dan KM ITB Sepakat Gelar Aksi Besar dalam Waktu Dekat
Prediksi Skor Georgia vs Ukraina di UEFA Nations League: Misi Berat Kvaratskhelia Cs di Kandang
Prediksi Skor Armenia vs Montenegro di Liga Nations UEFA: Hrabri Sokoli Bakal Sulitkan Tuan Rumah
Prediksi Skor Slovenia vs Makedonia Utara di Liga Nations UEFA: Fantje Kalahkan Tim Tamu
Prediksi Skor Turki vs Italia di Liga Nations UEFA: Kans Ay-Yıldızlılar Hentikan Perlawanan Azzurri
Prediksi Skor Skotlandia vs Swiss di Liga Nations UEFA: Nati Kalahkan Tuan Rumah dengan Skor Telak
Prediksi Skor Armenia vs Montenegro di UEFA Nations League: Siapa Paling Kuat?

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022