Presiden Iran Masoud Pezeshkian menunjukkan foto Ayatollah Ali Khamenei di mimbar sidang umum PBB. (AP Photos via Euronews).
JawaPos.com - Presiden Iran Masoud Pezeshkian menegaskan Iran tidak akan menyerah menghadapi tekanan Amerika Serikat dan Israel, tetapi tetap membuka pintu untuk dialog.
Sikap itu disampaikan dalam pidatonya di Sidang Umum PBB, sehari setelah Presiden AS Donald Trump mengancam akan 'melenyapkan' Republik Islam Iran.
Pidato Pezeshkian di mimbar sidang PBB bahkan membuat delegasi AS walk out atau keluar meninggalkan acara tersebut.
Selain itu, pernyataan Pezeshkian menjadi sorotan karena untuk pertama kalinya pemimpin negara yang sedang berperang dengan Amerika Serikat berbicara di hadapan forum dunia tersebut.
Ia menyampaikan pidato dengan nada tegas, sembari menegaskan bahwa Iran masih mempertimbangkan jalur diplomasi.
"Amerika dan Israel menyerang kami, dilengkapi dengan teknologi dan sistem senjata terbaru, dan rakyat kami berdiri teguh," kata Pezeshkian mengutip NBC News.
"Ya, mereka memang memukul kami, tapi kami tidak menekuk lutut, kami tidak menundukkan kepala," tegas Pezeshkian.
Pezeshkian mengatakan Iran siap berdialog dan bernegosiasi dengan Amerika Serikat. Namun, pembicaraan tersebut menurutnya harus berlangsung tanpa ancaman ataupun penggunaan kekuatan.
"Iran harus dipahami oleh Trump dan mereka yang berusaha menggertak kami bahwa kami siap untuk berdialog dan berdiplomasi serta bernegosiasi tanpa menerima bahasa kekuatan," katanya.
Sikap itu muncul setelah pejabat Amerika Serikat dan Iran melakukan pembicaraan tidak langsung dengan Qatar sebagai perantara.
Dalam pertemuan tersebut, utusan AS Steve Witkoff dan menantu Trump, Jared Kushner, menyampaikan pertanyaan kepada pejabat Iran melalui diplomat Qatar.
Jawaban dari pihak Iran kemudian disampaikan kembali kepada delegasi Amerika melalui jalur yang sama.
Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio mengatakan komunikasi tersebut belum bisa disebut sebagai terobosan besar.
"Saya tidak ingin salah mengartikan ini sebagai terobosan besar, tetapi pada saat yang sama saya pikir penting bahwa setidaknya ada percakapan," kata Rubio.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Armenia vs Latvia di Liga Nations UEFA: Sarkanbaltsarkanie Paksa Tuan Rumah Imbang
Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di Liga Nations UEFA: Duel Sengit Rawan Imbang di Pod Goricom
Prediksi Skor Polandia vs Bosnia-Herzegovina di Liga Nations UEFA: Zmajevi Siap Kejutkan Tuan Rumah
Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Guruh Soekarnoputra dalam Kondisi Kritis, Dirawat Intensif di RS Siloam Semanggi
Bikin Geger Lagi, 244 Siswa Hingga Guru di Batang Tumbang Usai Santap MBG
Prediksi Skor Georgia vs Irlandia Utara di Liga Nations UEFA: Jvarosnebi Pesta Gol di Kandang
Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di Liga Nations UEFA: Sokoli Borong Gol di Futbal Tatran Aréna
Prediksi Skor Bangladesh vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Harimau Malaya Curi Kemenangan
Prediksi Skor Albania vs Belarus di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjtë Menang Tipis Hadapi Tim Tamu

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022